Menjalin Sinergitas TNI -POLRI, Dandim 1624/Flotim Silaturahmi Ke Kapolres Lembata.

Menjalin Sinergitas TNI -POLRI, Dandim 1624/Flotim Silaturahmi Ke Kapolres Lembata.

Mediasurya.com,Lewoleba – Menjalin sinergitas dan kekompakan antara TNI – Polri, Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P Bersama Kasdim 1624/Flotim Mayor Inf Dedy Yudo Baskoro Di dampingi Danramil 1624-03/Lewoleba, Kapten Inf Horiyanto dan Pabung Kodim 1624/Flotim, Mayor Chb Ihsan mengunjungi Polres Lembata di Jalan Trans Lembata, Pada Selasa (11/05/2021).

Baca juga ; Dandim 1624/Flotim, Kapolres Flotim Dampingi Kapolda NTT Dan Kemensos Tinjau Lokasi Banjir Di Kecamatan Adonara.

Kedatangan Dandim 1624/Flotim Bersama Kasdim 1624/Flotim disambut hangat oleh, Kapolres Lembata, AKBP Yoce Marten, SH, S.I.K, M.I.K yang didamping Wakapolres Lembata.

Kedua pimpinan institusi TNI dan Polri itu di Kabupaten Lembata itu nampak akrab dan penuh kekeluargaan. “Ini semua dalam rangka meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442H. serta melaksanakan kegiatan pencegahan virus Covid -19 yang sedang dihadapi saat ini,”



Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P Mengatakan Meski berbeda tugas, fungsi serta kewenangan, namun TNI – Polri memiliki kesamaan sebagai abdi negara untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta mengayomi dan melindungi masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan sinergitas Polri dan TNI semakin solid dalam melaksanakan tugas dan pengabdian untuk masyarakat. TNI – Polri harus selalu kompak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif,”

Lebih lanjut Dandim menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang telah diberikan serta mohon dukungan dan kerja sama dari Kapolres Lembata dalam menjelang Hari Lebaran dan Penegangan Covid 19, beserta seluruh anggota dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres Lembata.

Baca juga ; Kementrian Sosial Serahkan Santunan Kepada Korban Banjir Bandang Lembata

“Kami siap melanjutkan dan memantapkan sinergitas antara TNI dan Polri di wilayah Kota Lembata”, tegas Dandim.

Sementara itu, . Kapolres Lembata, AKBP Yoce Marten, SH, S.I.K, M.I.K, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas kunjungan yang dilakukan oleh Dandim 1624/Flotim, Bersama Kasdim 1624/Flotim, Danramil 03/Lewoleba dan Pejabat Pabung Kodim 1624/Flotim beserta jajaran dan memberikan gambaran singkat tentang kondisi satuan Kodim 1624/Flotim dan Koramil 1624-03/Lewoleba.



Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan
permasalahan kedepan yang memerlukan kerja bersama instansi terkait dan dukungan dari masyarakat adalah pengamanan Hari Raya Idul Fitri dan penanganan Covid-19 dimana jumlah kasus terkonfirmasi positif di Lembata mulai meningkat.

“Semoga sinergitas yang sudah terbangun selama ini melalui berbagai kegiatan dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah tetap terjaga dan harmonis,” pungkas Kapolres.”” (Pendim Flotim).

Babinsa Koramil 01/Larantuka, Sosialisasi Prokes Covid-19 Di Terminal Weri.

Babinsa Koramil 01/Larantuka, Sosialisasi Prokes Covid-19 Di Terminal  Weri.

Mediasurya.com, Larantuka – Babinsa Koramil 1624-01/Larantuka Serda Vinsensius Leky Bersama Babinkantimas melaksanakan kegiatan sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat keramaian untuk pencegahan penularan Covid-19, yang bertempat di Terminal Weri, Rt. 004 Kecamatan Larantuka, Flotim, Senin, (10/05/2021)

Baca juga; Dandim 1624/Flotim Bersama Forkopimda Hadiri Acara Peletakan Batu Pertama Rusun Keuskupan Larantuka.

Serda Vinsensius mengatakan sebagai pelindung masyarakat dirinya akan terus berupaya bersama rekan-rekan dan pihaknya (TNI) akan membantu menegakan prokes seperti yang sudah dianjurkan pemerintah

Kegiatan komsos yang dilaksanakan di terminal Weri, bersama anggota Babinkantimas untuk, memberikan himbauan dan menekankan kepada para penumpang kendaraan umum untuk selalu mengikuti protokol kesehatan dengan, memakai masker guna memutus mata rantai peyebaran Covid 19, di Kabupaten Flotim, karena masih banyak masyarakat tidak mengikuti protokol kesehatan.

“Tugas kami membantu mensosialisasikan ataupun memberikan himbauan kepada masyarakat yang tidak menaati aturan, seperti penggunaan masker ataupun yang lainnya,” ujar Serda Vinsen.

Babinsa 01/Larantuka, Serda Vinsensius berharap, agar selama masa kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat bekerjasama dengan baik membantu aparat dalam menegakan protokol kesehatan.

Baca juga ; Babinsa Kelurahan Sarotari Tengah, Koramil 1624-01/Larantuka Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan 3M

“Untuk masyarakat yang akan bepergian keluar rumah, tetap jaga kesehatan, gunakan masker, tetap jaga jarak serta bawa kebutuhan pribadi seperti tisu, hand sanitizer agar tetap dapat menjaga kebersihan dan kesehatan kapanpun dan dimanapun.

Walalupun aktifitas sudah mulai kembali normal, tetapi yang kami harapkan angka penyebaran virus tidak ada lagi, untuk itu kami bekerjasama untuk tegakan protokol kesehatan,” tutup Babinsa Vinsensius Leky.””

PEMBAGIAN BST SUSULAN KEPADA MASYARAKAT WITIHAMA MASIH SISAKAN MASALAH

PEMBAGIAN BST SUSULAN KEPADA MASYARAKAT WITIHAMA MASIH SISAKAN MASALAH

Mediasurya.com, Witihama – Pembagian BST(Bantuan Sosial Tunai) (Sabtu,8 mei 2021) masih disahkan masalah pasalnya validasi data belum maksimal. Warga yang sebelumnya belum menerima dan ketika dilakukan validasi pun masih ada yang di coret dan namanya tidak tercantum sebagai penerima bst.

Baca juga ; Terkait BST Witihama, Aparat Desa Yang Malas Sebaiknya Mundur.

Pembagian yang dilakukan oleh Pegawai Pos wilaya Adonara Timur untuk Kecamatan Witihama merupakan penerima bst Susulan lantaran validasi data sebelumnya nama warga yang berhak menerima tidak muncul, karenanya hari ini dilakukan pembagian terhadap warga masarakat witihama untuk 16 desa yang kali lalu nama mereka tidak ada,urai Ama Kai perwakilan kecamatan dan sebagai Pendamping program BST untuk Kecamatan Witihama.

Disaksikan awak media ini, bagi warga masarakat yang mengantongi KTP elektronik dan namanya tercantum pada daftar penerima akan dibagikan BST sementara untuk penyandang disabilitas akan dibagikan secara langsung oleh petugas dari rumah ke rumah.

Informasi yang direkam media ini bahwa ada perpedaan pendapat dan miskomukasi antar pendamping dan juru bayar PT.pos dimana banyak nama penerima yang namanya dicoret dari daftar tanpa alasan yang jelas.

Media ini melalui sambungan seluler kepada juru bayar buat PT. pos mengklarifikasi kejadian di witihama soal BST, Ibu Lili mengatakan bahwa dirinya tidak berhak memberi klarifikasi, dan kepala pos maumere yang punya kewenangan menyampaikan informasi publik.

Baca juga ; Pembangunan 300 Rumah Korban Bencana Adonara, Wabup Flotim Agus Boli Letakan Batu Pertama

Deri desa Watoone misalnya ada tiga nama yang sebelumnya nama mereka tidak masuk dan dilkukan validasi dengan susulan tetapi baru dua warga yang menerima dan tinggal satu orang yang namanya tidak ada .

Berdasarkan informasih yang diperoleh media ditempat pembagian susulan di kantor camat witihama bahwa, jika memang disabilitas dengan warga jompo dapat kebagian BST ini maka seharusnya pihak juru bayar dari kantor pos waiwerang menyampaikan kepada kita sebagai aparat desa agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan warga terkait banyak nama yang tidak muncul sebelumnya tapi hari ini sebagiannya sudah ada nama, dan atas pergunjingan seperti inilah kita di desa tetap disalahkan, pada hal pihak juru bayarlah yang lalai dalam memberikan informasih ini kepada kita,ungkap Ama Kai .(bernard)

Dandim 1624/Flotim Tinjau Lokasi Pembangunan Perumahan Di Desa Oyang Barang.

Dandim 1624/Flotim Tinjau Lokasi Pembangunan Perumahan Di Desa Oyang Barang.

Mediasurya.com,Adonara – Komandan Kodim (Dandim) 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P meninjau lokasi sasaran Pelaksanaan pembangunan perumahan 50 buah rumah di Desa Oyang Barang kepada warga terdampak bencana banjir bandang di kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flotim, Provinsi NTT, Pada Minggu (09/05/2021).

Baca juga ; Kunjungi Korban Banjir, Danrem 161/Wirasakti Ikut Upacara Pelepasan Anggota TNI AD Yang Membantu Korban Banjir Adonara.

Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I P. mengatakan bahwa peninjauan tersebut untuk mengecek kembali lokasi dan sasaran fisik serta non fisik, guna memastikan kesiapan masyarakat dalam mendukung program pembangunan perumahan agar berjalan dengan baik dan lancar.

“Pembangunan perumahan akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, oleh karena itu peninjauan kembali lokasi perlu dilakukan agar dalam pembukaan dan pelaksanaannya berjalan sesuai rencana,” ujarnya.



Dandim juga menjelaskan bahwa pada Program sasaran yakni sasaran pembangunan 50 unit rumah yang akan di bangun oleh PT Adhy karya dan Anggota TNI Bersama masyarakat bekerja sama agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Saat ini kami terus melaksanakan pengecekan lokasi untuk penyimpanan dan pendropan material ke lokasi sasaran mengingat medan yang di tempuh cukup sulit dan menantang dengan menempuh jalur yang sangat jauh,” ungkapnya.

Baca juga : Wakil Bupati Flotim Agus Boli, Pimpin Musyawarah Bersama, Terkait Hunian Sementara Pengungsi Di Waiwerang Kota.

Lanjut, Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P berharap dalam pelaksanaannya dapat terjalin kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat dengan saling bergotong-royong agar berjalan dengan baik dan lancar sehingga tercipta kemanunggalan TNI bersama rakyat.”” tutup Dandim.

Kades Oyang Barang Lorensius Lege Ama. SH mengatakan, Saya sangat aspirasi dengan adanya pembangunan 50 unit perumahan untuk masyarakat yang terkena bencana banjir bandang.

“Dengan ini masyarakat bisa kembali hidup seperti dulu. Dan Saya sangat berbangga dengan kehadiran TNI AD, Khusus Anggota Kodim 1624/Flotim mulai dari hari pertama bencana banjir bandang sampai dengan hari ini mereka tetap berkarya membantu masyarakat di Kecamatan Adonara Barat”urai Lourensius Lege Ama.

Kementrian Sosial Serahkan Santunan Kepada Korban Banjir Bandang Lembata

Kementrian Sosial Serahkan Santunan Kepada Korban Banjir Bandang Lembata

Mediasurya.com,Lembata – Kementrian sosial RI menyerahkan santunan bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di kabupaten Lembata, kepada 14 ahli waris dari 22 korban banjir bencana (5/5/2021) di aula Setda Lembata.

Baca juga ; Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pelaksanaan Opersi ketupat 2021, Kapolres Lembata ; “Kita Berupaya Meminimalisir, Penyebaran Covid 19”.

Masing-masing ahli waris korban menerima santunan sebesar 15 juta yang diserahkan secara langsung oleh M. Safil Nasution selaku Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Republik Indonesia mewakili Menteri Sosial Republik Indonesia dan disaksikan Asisten I Setda Kabupaten Lembata Drs. Aloysius Buto, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lembata Ambrosius Lein dan sejumlah pejabat di lingkup Pemda Lembata.

Kepada para ahli waris, Safil Nasution mengatakan, santunan ini bukan pengganti bapak, mama atau adik yang telah meninggal tetapi untuk membantu meringankan duka yang ada. Jangan melihat nominalnya, ini adalah bentuk perhatian pemerintah.

“Menteri Sosial Ibu Risma mengharapkan agar dengan bantuan ini, semua bisa bangkit seperti semula. Karena itu pergunakan sesuai peruntukannya ,” tegas Safil Nasution.

Mewakili Bupati Lembata, Asisten I Setda Lembata Aloysius Buto pada kesempatan itu mengharapkan agar para ahli waris bisa memanfaatkan santunan dari Pemerintah Pusat sesuai kebutuhan.

Harapannya semoga santunan ini tepat sasaran, tepat orang dan tidak menimbulkan klaim di kemudian hari.

Yohanes Notan Lama Manuk, salah seorang ahli waris korban, berjanji untuk memanfaatkan santunan untuk menyelesaikan kuliahnya. Mahasiswa semester akhir Fisipol Universitas Muhammadiyah Kupang yang kehilangan 3 orang keluarga yakni ayahnya Benediktus Bala Manuk, ibu Yuliana Ebong dan adiknya yang berusia 18 tahun atas nama Ana Maria Ena, mengaku sangat terharu mendapat bantuan pemerintah.

Baca juga ; Setelah Datakan Kerusakan Akibat Bencana, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Peternakan Lembata Siapkan Bantuan Bagi Petani

Ahli Waris Korban Penerima Santunan
“Saya sedih karena kehilangan orang orang yang tercinta. Saya putus asa karena selama ini biaya kuliah saya dari orang tua. Tapi…apa yang mau dikata lagi. Beruntung pemerintah memberi perhatian melalui santunan,”ucapnya.

Kementerian Sosial juga bakal memberikan donasi bagi korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor yang hilang dan belum ditemukan. Untuk itu Dinas Sosial dan P2KB Lembata diharapkan secepatnya mengurus sertifikat kematian bagi korban yang hilang dan belum ditemukan.

Kepada Tim Liputan Protokol-Komunikasi Pimpinan Setda, Sekretaris Dinas Sosial P2KB menyatakan kesiapan untuk secepatnya mengurus semua dokumen terkait santunan bagi korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor.(humsSetdaLembata)