mediasurya.com

Terkait Koron Virus Bupati Lembata Perintah, Batasi Aktifitas Orang

Mediasurya.com,Lewoleba_ Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur memerintahkan semua kepala OPD maupun para camat untuk memperketat aktifitas pergerakan masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati, saat melakukan rapat bersama melalui telekonferens (6/4/2020) bahwa Korona merupakan virus dengan potensi penularan tinggi maka penanganan juga harus cepat dan tepat agar semua masyarakat dan kita semua bisa terhindar dari wabah ini.
Baca juga ; Mengerikan, HIV-AIDS di Lembata. -. Indonesia Darurat Korona ; Kapolres Lembata dan Dandramil 1624-03 Lewoleba, Himbau Masyarakat Hindari Keramaian dan Kegiatan Di Luar Rumah. -. Satu PDP Korona Virus COVID-19, Dalam Perawatan Tim Medis RSUD Lewoleba..

Bupati pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, akan merealokasi anggaran karenanya semua opd dan para camat untuk segera laporkan ke sekda bila dananya di geser untuk Korona. Lalu terkait ASN untuk Kerja di rumah bukan istirahat di rumah.
Terkait Pencegahan dan penanganan covid 19, saya mau hari ini dibentuk tim, untuk monitor dan memberi laporan ke gugus tugas posko utama d kantor daerah. Monitor staff yang bertugas di posko. Kepala opd harus bisa kasih kertas kerja ke staf dan ketika masuk kantor diminta hasil kerja di rumah.


Terhadap penanganan dan pencegahan, penekanan pada logistik kesehatan segera berkoordinasi dengan direktur RSUD dan Puskesmas seluruh kecamatan. Logistik mana yang belum didisrltribusikn. Juga ruang karantina,mulai hari ini harus di bereskan termasuk yang dikecamatan tegas sunur. Bupati mengatakan Memastikan tempatnya, untuk memakai dana tak terduga melengkapi fasilitasnya (tempat tidur,ruang masak) kadis kesehatan pantau di rsud. Termasuk ruang isolasi sementara di puskesmas dan besok harus di lampirkan.
Untuk rumah singgah dinsos, harus pastikan soal beras. Sementara masalah keamanan pengamanan dan penegakan hukum, kesbang dan pol pp, harus koordinasi dengan polri dan TNI. Termasuk mengerakan linmas untuk amankan karena ada laporan masih ada odp yang berkeliaran di pasar.
Lakukan isolasi terbatas atau karantina parsial karena masuk dalam siaga penuh. Siapa pun yang masuk kecuali warga desa harus ditanya riwayat perjalanan. Kalau diragukan,segera dikirimkan kembali ke kabupaten untuk ditangani.

Baca juga ; Wakil Bupati Lembata ; Terkait Korona, Jangan Lagi Ada Kumpulan Masa, Jika Ada Yang Melawan Regulasi Harus di Tindak.. -. Kunjungi SMUN I Buyasuri, Ibu Wakil Bupati Lembata, Bangga atas Kreatifitas Siswa dan Guru.


Kita meminimalisir penularan karena, status siaga potensi penularan tinggi sehingga, kita sibuk diawal masa pencegahan. Opd yang ditunjuk koordinasi desa harus melakukan mitigasi dan koordinasi. Catat semua odp dan harus dipantau. pastikan tim medis dipuskesm harus turun memeriksa ke rumah-rumah. Laporkan ke gugus tugas. Koordinasi segera dengan gugus tugas. Koordinasi dengan intelkam dan Intel TNI agar menjaga mobilisasi orang, maupun kapal warga yang biasa dari adonara, barnusa atau lainnya.
Masalah pengaman semua ke gugus tugas melalui Dinkes nanti dibackup TNI polri. Pemda sementara ini meminta apd.
Para camat semua oncall 24jam, tapi tetap iatirahat. Jangan lupa minum vitamin. Tegas Bupati.
Untuk pemulihan odp,PDP tetap kita kawal. Edukasi dengan satu versi agar satu bahasa. Koperindag harus lakukan pemantauan harga pasar. Gunakan Intel sipil karena kita punya di kesbang. Jangan omong saja tapi tidak ada orang jaga di pasar. sampaikan ke orang dipasar mereka turut membantu kalau tidak pasar juga kita tutup. Koperindag minta dibackup pol PP. sebelum melakukan pengawasan sampaikan dulu alasan-alasan pemerintah bahwa ada aturan jika tidak diindahkan pasar kita tutup.
Seluruh progam Dau yang belum direalokasi, belum tender segera lakukan pergeseran tapi yang, bersifat segera dan strtegis harus dilanjutkan untuk mencapai visi-misi. Jika belum masuk perencanaan segera lakukan pergeseran karena ini untuk recrveri paska wabah ini. Hari kamis kita sudah kirim kembali ke Mendagri jika belum direncanakan.


Anggaran direviu dulu inspektorat dan satu hari agar ini bisa berjalan cepat. Cari solusi terhadap melemahnya pasar.
Wakil Bupati Thomas Ola pada kesempatan tersebut mengatakan, sy minta semua kita terutama taman-teman digugus tugas, terutama yang dipelabuhan untuk lakukan pengecekan tanda pengenal kalau bukan KTP Lembata sebaiknya ditolak.
Wakil Bupati mengatakan, Pantauan dirinya, beberapa desa sudah memagari kampungnya dan melarang orang bukan warga desa masuk desa.
Terapkan 1821. Artinya jam sembayang yang muslim solat dan yang katolik doa anggelus dan kumpul bersama keluarga, saya yakin dengan itu Lembata bebas Korona. Steny/mediasurya.com

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *