Tanpa Anggaran Pemerintah, PT. 51 Bangun 671 Meter Ruas Jalan Ile Ape.

Mediasurya.com,Lewoleba_Proyek peningkatan jalan kabupaten yang bersumber dari APBD Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2020, senilai 1,38 miliar dengan panjang ruas jalan 671 meter di Ile Ape, dikerjakan dengan dana sendiri oleh pihak ke tiga dan pemerintah baru akan membayar pada tahun anggaran 2021.

PT. 51 mengambil resiko ini, meski tahu anggaran nol usai menangkan tender dan bersedia, menyelesaikan paket pekerjaan yang baru akan di bayar tahun anggaran 2021.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/05/30/simon-beduli-dan-mikael-tan-bantu-warga-baopana/

http://www.mediasurya.com/2020/06/10/melorot-akibat-covid-19-pemda-lembata-siapkan-skema-naikan-pad/

http://www.mediasurya.com/2020/03/05/mengerikan-hiv-aids-di-lembata/

Direktur PT. Lima satu, Michael Tanengatakan, kita sudah berkomitmen untuk bekerja maksimal dengan uang pribadi dengan dan tetap menjamin kualitas bagus. “Kita kan punya standar pak. Kerja sesuai kontrak dan diupayakan selesai sesuai kalender kerja dan ditargetkan selesai sesuai waktu yang ditetapkan,” tandasnya.

Michael Tan mengatakan, Setelah penetapan pemenang baru tahu dananya nol, dan oleh Pak Bupati dikasih opsi mundur atau tender ulang. Sehingga ambil opsi tetap kerjakan dengan risiko dibayar tahun depan,” katanya.

Menurut Michael, ia memilih opsi mengerjakan saja ruas jalan itu karena saat ini masyarakat juga sedang menantikan jalan yang baik. “Anggap saja ini pengabdian kami untuk lewotana walau dengan kondisi begini pengusaha yang beban karena harus kerja menggunakan uang pribadi dan berharap dibayar tahun depan,” katanya.

Pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan Pasakraja Lamaau – Riangbao – Laranwutun – Sp Waira di jalur Lewoleba-Ile Ape sepanjang 671 meter oleh PT. Lima Satu terus dikebut. Pelaksanaan pekerjaan proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Lembata itu sepenuhnya dibiayai dengan dana sendiri dan anggarannya baru akan dialokasikan pada perubahan APBD 2020 atau APBD murni 2021. Walau bekerja dengan dana sendiri, PT. Lima Satu tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Sebastian Edo, General Superindent PT. Lima Satu menjelaskan, realisasi per-26 Juni 2020 telah mencapai 16,63 persen.

Aktivitas di lapangan saat ini, terang Bastian, galian biasa sudah selesai dikerjakan, dan sedang dilakukan aktivitas screen material timbunan pilihan dan agregat B di kuari.

Dijelaskannya, proyek dengan nilai kontrak Rp1,38 miliar itu akan diupayakan untuk dilaksanakan dan diselesaikan tepat waktu walau sepenuhnya mengandalkan dana dari kontraktor pelaksana.

Masyarakat berharap bisa menikmati jalan yang baik tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *