mediasurya.com

Kadis PKO Lembata, ; Sekolah Harus disiplin Terhadap Protokol Kesehatan, Kalau Mau selenggarakan KBM.

MEDIASURYA.COM,LEWOLEBA_Tahun ajaran 2020-2021 pendidikan menghadapi kendala serius dengan pandemi Korona, memasuki masa new normal banyak sekolah yang kemudian mengajukan izin penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar namun, pemerintah baik pusat, maupun daerah masih mempertimbangkan faktor kesehatan dan keselamatan penyelenggara dan peserta didik.

Kepala dinas pendidikan kepemudaan dan olahraga (pko) kabupaten Lembata, saat ditemui media ini diruang kerjanya (14/7/2020) mengatakan, memang ada beberapa sekolah sudah ajukan namun, kami akan melakukan supervisi sebelum dilaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Silvester Samun mengatakan, saat ini untuk kesiapan sekolah dari Sarana prasarana sudah 80% , dan terkait infrastruktur pendukung hampir semua sekolah paham sekarang tinggal bagaimana mengatur klas sift terhadap jam belajar maupun rombongan belajar.

Bac juga ; http://www.mediasurya.com/2020/06/11/otg-dan-transmisi-lokal-sangat-berbahaya-bupati-sunur-minta-setiap-orang-jaga-kebersihan-dan-pola-hidup-sehat/

http://www.mediasurya.com/2020/07/09/sma-negeri-i-nubatukan-siapkan-dua-skenario-pembelajaran-di-masa-new-normal/


Minimal 18 siswa satu rombongan belajar, dengan selesi 30 masuk dan keluar sekolah dengan minimal 3 jam kegiatan belajar mengajar.


Samun menjelaskan bahwa, dana bos bisa digunakan untuk bdr, dalam memperlancar proses belajar mengajar karena, keselamatan warga belajar, warga pendidikan harus diutamakan.

“Masa pandemik ini tidak diperintahkan untuk tuntaskan kurikulum tapi bagaimana pendidikan karakter” terang kadis PKO Lembata.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/07/09/masyarakat-lembata-minta-evaluasi-kawasan-hutan/


Saya minta persiapan pendidikan di masa new normal Jangan di rekayasa karena dampaknya akan sangat berbahaya bagi semua pihak. Karena itu saya harapkan agar pihak sekolah disiplin terhadap protokol kesehatan tegas Samun.


Kami akan segera akan lakukan rapat dengan dinas kesehatan dan sembilan puskesms untuk persiapan pembelajaran.
Kami akan turun supervisi terhadap persiapan sekolah sebelum kami izinkan dilakukan kegiatan belajar mengajar.

Sementara itu Hironimus salah satu orang tua siswa SMP swasta di kota Lewoleba kepada media ini mengatakan, memang pendidikan itu penting namun demikian kesehatan dan keselamatan anak kami sebagai peserta didik harus menjadi bahan pertimbangan pihak sekolah sebelum dilakukan kbm.

Hironimus meminta pihak sekolah harus tertib terhadap arahan pemerintah dan protokol kesehatan.ms

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *