mediasurya.com

Hadapi Pendidikan Di Masa New Normal, SMPN I Nubatukan Selenggarakan MGMP Dan Bimtek IT

MEDIASURYA.COM,LEWOLEBA_ Mengawali pembukaan tahun pelajaran baru 2020/2021 manajemen SMPN I Nubatukan kabupaten Lembata, lakukan bimbingan teknis penggunaan teknologi, yang akan diterapkan dalam pembelajaran dari rumah bagi guru dan peserta didik.
Bimtek IT dipadukan dengan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) selama tiga hari kegiatan yakni 16 -18 Juli 2020.


Menurut Kepala SMPN 1 Nubatukan, Melky Muda Making, S.Pd, kegiatan bimtek IT dan MGMP selain merupakan sebuah program sekolah yang bersifat regulatif, namun lebih dari pada itu, substansi kegiatan ini merupakan sebuah hasil refleksi sekolah terhadap pelaksanaan pembelajaran daring pada periode Maret -Juni 2020 lalu.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/07/09/masyarakat-lembata-minta-evaluasi-kawasan-hutan/


” Refleksi lembaga pendidikan kita menunjukkan bahwa, ternyata kita masih jauh dari penguasaan teknologi informatika, kala itu. Kita masih sangat tergantung pada model pembelajaran konvensional tatap muka. Itulah sebabnya, ketika kita harus beralih dari tatap muka ke online ( daring ), kita sama sekali belum siap. Ketidaksiapan kita dari sisi sumber daya manusia atau dan juga ketersediaan tools atau perangkat pribadi kita.


Dari hasil refleksi ini, kita harus segera mencarikan solusi cepat dan tepat. Bimtek penggunaan IT adalah solusi yang tepat. Melalui bimtek kita bisa belajar dan menguasai semua aplikasi yang akan digunakan di sekolah ini. Sebelum siswa tahu dan paham, kita guru harus duluan.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/07/15/kadis-pko-lembata-sekolah-harus-disiplin-terhadap-protokol-kesehatan-kalau-mau-selenggarakan-kbm/


Di dalam perencanaan sekolah kita, bimtek IT yang nanti hasilnya akan dimanfaatkan untuk kepentingan BDR, akan dilaksanakan untuk para guru dan peserta didik. Kamis -Sabtu akan kita selesaikan bimtek bagi para guru. Sementara Senin -Rabu, 20 -22 Juli 2020 nanti kita selesaikan bimtek untuk siswa kita. Sehingga pada akhirnya, antara guru dan siswa harus ada konektivitas yang sama, ” ujar Melky menjelaskan.


Apa yang dikatakan oleh Melky di atas memang ada benarnya. Sebab, apapun itu inovasi yang dihasilkan oleh sekolah, tapi jika inovasi tersebut tidak sanggup dipahami dan digunakan secara bersama antara guru dan siswa, maka inovasi tersebut hanya sebatas idealisme belaka. Harus ada konektivitas antara guru dan siswa dari sebuah inovasi yang dihasilkan. Konektivitas yang baik akan membuahkan hasil yang baik pula.


Semua materi yang didesain selama tiga hari tersebut benar-benar menjawabi persoalan yang selama ini dihadapi oleh para guru Spensa Nubatukan kala itu (Maret – Juni 2020). Diharapakan setelah mengikuti bimtek tiga hari, seluruh guru Spensa Nubatukan diharapkan dapat memahami dan menerapkan semua aplikasi yang akan digunakan selama pembelajaran daring, di masa transisi ini.



Berikut materi Bimtek yang akan dilaksanakan selama tiga hari kegiatan:
1. Kebijakan Pemerintah Kabupaten Lembata dalam Penyelenggaraan Pembelajaran pada Masa Transisi oleh Kadis PKO Kabupaten Lembata.
2. Pelaksanaan K-13 di Masa Pandemi Covid-19 oleh Korwas Bidang SMP DPKO Kab. Lembata.
3. Skema Pembelajaran Dari Rumah (BDR) selama masa transisi oleh Kesek SPENSA Nubatukan.
4. Membedah Kalender Pendidikan oleh Wakasek Kurikulum Spensa Nubatukanm
5. Penyesuaian Perangkat Pembelajaran oleh Wakasek Kurikulum Spensa Nubatukan.
6. Pembuatan Akun Google oleh tim IT Spensa.
7. Pembuatan Daftar Hadir Secara Online menggunakan aplikasi Google Form oleh tim IT Spensa Nubatukan.
8. Penggunaan media meeting oleh tim IT Spensa Nubatukan.
9. Penggunaan aplikasi Google Classroom oleh tim IT Spensa Nubatukan.
10. Pembuatan Video Pembelajaran oleh tim IT Spensa Nubatukan.
11. Membuat dan memposting materi, soal test dan video pembelajaran pada website sekolah. **(m3//ms)

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *