Wabup Flotim Agus Boli Ingatkan Guru, “Korupsi Dana BOS Bisa di Penjara dan Pecat”

Mediasurya.com,Larantuka_ Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli,SH menanggapi semakin maraknya laporan masyarakat terkait dugaan korupsi dana Sekolah termasuk dana BOS, baik di Inspektorat daerah maupun Aparat Penegak Hukum, mengingatkan para guru untuk tertib administrasi dan bertangungjawab dalam pemanfaatan dana bos.

Wakil Bupati Agus Boli dengan tegas mengatakan, bahwa secara Filosofis tujuan dana BOS adalah membantu biaya operasional sekolah dan meningkatkan aksesibilitas serta mutu pembelajaran peserta didik, sesuai 5 prinsip pengelolaan yaitu Fleksibilitas, Efektivitas, efisiensi, akuntabilitas dan transparasi artinya, penggunaan dana BOS harus sesuai kebutuhan, tepat sasaran, tidak boros, di kerjakan dengan tanggungjawab dan terbuka bersama kepala sekolah, dewan guru dan komite untuk pencapaian kualitas pendidikan di lembaga pendidikan tersebut. sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan nomor 8 tahun 2020 tentang Juknis dana BOS tahun 2020.

Baca juga;

BUPATI FLOTIM, RESMIKAN LOPO WISATA KULINER LEBAO

Agus Boli mengatakan, Secara tanggungjawab Kepala Sekolah tidak boleh mengelola dana BOS secara langsung seperti menyimpan dan membelanjakannya. Jika itu di lakukan maka itu kategori Fatal dan bisa di pidana terkait penyalahgunaan wewenang jabatan. Dana BOS di simpan oleh bendahara sekolah dan tidak boleh di deposito di bank untuk cari bunga atau di pinjam pihak lain. Dana BOS di gunakan sesuai berita acara rapat kepala sekolah, dewan guru dan komite yang membahas dan menetapkan Rencana anggaran Belanja Sekolah/RABS. Kepala sekolah tidak boleh menetapkan sendiri penggunaan tanpa rapat terbuka apalagi di belanjakan di luar RABS, itu juga fatal dan bisa di pidana.
Wabup Agus Boli minta semua elemen sekolah pelajari baik-baik juknis dana BOS dan di tempel di depan umum di sekolah supaya tidak terjerumus masalah hukum ke depan.
Wabup Agus Boli dengan tegas melarang para kasek menyimpan atau belanja langsung dana BOS.

Baca juga ;

Wabup Flotim Agus Boli, Lantik 110 pejabat Fungsional ;Jadilah pemimpin,tidak sekedar pejabat

Menurut Wabup Agus Boli, kasek cukup jalani fungsi kepemimpinan kepala sekolah yakni sebagai fasilitator dan dinamisator. “Belajarlah dari anatomi tubuh manusia yang indah yakni di bagian “Kepala” hanya ada mata, telinga, hidung, otak dan mulut artinya tugas kepala sekolah adalah melihat dan analisis fenomena problem di sekolah, peka terhadap masalah, mendengar masukan-masukan semua pihak kemudian berpikir merumuskan keputusan bijak lalu terakhir gunakan mulut untuk memerintahkan actionya. Jadi Yang namanya jabatan “kepala” jangan coba-coba rampas kerjanya kaki tangan dan lain-lain karena itu sama dengan pindahkan kepala ke bagian tubuh lain dan menjadi buruk rupa alias rupa setan. Artinya tidak elok dan bermasalah secara hukum.

Wabup juga memerintahkan agar dana BOS juga bisa bijaki untuk beli alat-alat sekolah seperti tas sekolah, sepatu dan payung khusus untuk siswa-siswa miskin serta beasiswa miskin, ini boleh tapi kesepakatan semua pihak di berita acarakan sebagai landasan hukumnya.
“Saudara-saudara para kepala sekolah yang saya banggakan,  hati-hati gunakan dana BOS agar tidak bermasalah hukum. Banyak orang sudah masuk penjara karena kasus ini. Jika sudah di penjara maka otomatis akan di pecat dari ASN berapapun ancaman dan putusan bersalahnya. Nah ini kan kasihan masa depan keluarga dan anak-anak semua. Belum lagi hukuman sosial masyarakat, kita seolah tidak bernyawa di tengah lingkungan masyarakat jadi hindari sejauh mungkin potensi-potensi salah guna dengan cara lakukan Evaluasi internal tiap triwulan supaya jika ada masalah langsung di selesaikan supaya tidak mengantung ular” demikian tegas Wabup Agus Boli yang juga adalah mantan penegak hukum yang paham masalah hukum dan implikasinya.

Share

3 thoughts on “Wabup Flotim Agus Boli Ingatkan Guru, “Korupsi Dana BOS Bisa di Penjara dan Pecat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *