Wakil Bupati Flotim, Ajak ASN Hindari Hoax, FItna dan Ujaran Kebencian

Mediasurya.com,Larantuka_Wabup Flotim Agus Payong Boli mengajak aparatur sipil negara (ASN) Flores Timur untuk menghindari, Kritik yang mengandung Fitnah, hoaks dan Ujaran kebencian karena hal tersebut bisa berdampak pidana.

Bertindak Sebagai inspektur Upacara Apel di Kantor bupati Flores Timur awal bulan pebruari 2020 di hadapan ratusan peserta apel,Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli menegaskan pada semua Aparatur Sipil Negara Lingkup Pemda Flores Timur agar bijak dan hati-hati menggunakan Media Sosial di tengah masyarakat agar tidak bermasalah secara hukum.

Menurut Wakil Bupati Agus Boli,Kritik itu berasal dari bahasa Yunani Kuno dari kata Krite’s yang artinya memberikan pendapat “beralasan”artinya memberikan pendapat dengan pertimbangan baik buruk dan bertujuan membaikan pikiran atau karya seseorang berbasis bukti dan data pendukung.

Jadi “kritik” itu sendiri sungguh mulia dan sebagai saluran resmi demokrasi kita dan Kritik “tidak dapat di pidana”.
Tetapi Kritik yang di dasari rasa iri hati dan benci pasti mengandung unsur “Fitnah,ujaran kebencian dan hoaks dengan motif menjatuhkan martabat atau menyerang kehormatan seseorang maka kandungan kritik yang demikian bisa di pidana.Ingat,Kritik dan Fitnah itu beda tipis,kadang bertujuan mengkritik tapi tata bahasanya mengandung Fitnah,hoaks dan ujaran kebencian maka jangan kaget jika harus berurusan dengan hukum pidana.
“Bedakan mana kritik dan mana nyinyir,mana kritik dan mana Fitnah dan ujaran kebencian serta hoaks.kadang menurut kita Kritik tapi bagi pihak lain yang merasa di permalukan itu Fitnah dan di proses hukum,karena itu hukumlah menjadi penyaring sekaligus forum legal untuk pembuktian apakah itu Kritik atau Fitnah daripada terjadi konflik horisontal antar keluarga para pihak dll.

Baca juga ;

Wabup Flotim Agus Boli Ingatkan Guru, “Korupsi Dana BOS Bisa di Penjara dan Pecat”

Wabup Agus Boli mengingatkan pada semua ASN bahwa boleh kritik atasan sekalipun asal di sertai data dan bukti serta narasi-narasi bijaksana,sopan santun agar tidak mengandung unsur Fitnah dan Hoks.Jika ingin kritik seseorang silakan sampaikan secara langsung kepada yang bersangkutan dengan tujuan yang bersangkutan dalam kapasitas pribadi dan jabatan bisa memperbaiki diri,pikiran atau karyanya.Ini sungguh mulia ketimbang harus menulisnya di media tanpa data dan bukti dan lebih bersifat tuduhan mempermalukan seseorang dan di ketahui umum maka itu fitnah dan bisa di pidana dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik yang ancamannya hukumannya 6 tahun bahkan 12 tahun maupun KUHP.
Wabup Agus Boli juga mengatakan Fitnah itu lebih kejam dari membunuh.Kita enak saja fitnah orang dengan berdalil kritik lalu orang tersebut menjadi malu dan jatuh kehormatannya di depan umum selama hidupnya.
Kadang setelah di proses hukum kita benci pada pelapor bahkan penyidik kepolisian,padahal yang menentukan seseorang jadi tersangka adalalah alat bukti tulisan kita di medsos dan saksi ahli pidana,ahli IT dan ahli bahasa.
“Jika kamu tidak ingin di adili oleh Hukum Negara maka janganlah mengadili oranglain dengan hukum pengadilanmu sendiri.Fitnah orang itu tidak ada gunanya”,demikian penekankan akhir pidato Wakil Bupati Agus Boli di hadapan semua peserta upacara dan di sambut dengan tepukan tangan yang meriah.

Share

7 thoughts on “Wakil Bupati Flotim, Ajak ASN Hindari Hoax, FItna dan Ujaran Kebencian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *