Satu Pasien Positif Korona, di Lembata, Hasil Rapidtest

Mediasurya.com,Lewoleba_ Masyarakat Lembata, tetap waspada, jaga jarak, pola hidup bersih dan patuhi apa yang disampaikan pemerintah terkait Korona virus covid -19. Hal ini disampaikan Bupati Lembata (14/4/2020), terkait perkembangan covid 19, di Lembata dan saat ini sudah dipastikan dari hasil rapidtest satu warga Lembata positif korona.
Bupati Sunur mengatakan, saya telah perintahkan untuk mengkarantina kan beberapa orang termasuk tujuh orang mahasiswa yang baru datang masuk lewat desa babokerong kecamatan Nagawutun beberapa waktu lalu.

Baca juga ; Bupati Lembata, “Ada ODP yang Masih Berkeliaran ke Pasar, Pihak Keamanan Diminta Tindak Tegas”. -. Polres Lembata, Tegas Tindak Warga Yang Lakukan Aktifitas Dalam Jumlah Banyak

Dijelaskan ketua gugus tugas Lembata ini bahwa, dari hasil rapidtest ada satu P2 seorang perempuan.
Dan satu mahasiswa P1, Hasil test kemarin ternyata positif dan sekarang isolasi di RSUD daerah Lewoleba. Dengan demikian hari ini, suspek di Lembata satu orang. Kami dengar, paacar mahasiswa tersebut juga ada disini, calon mertua juga di sini dan orang tua mahasiswa yang positif juga ada. Mudah-mudahan tidak ada lagi, dan ini pasien terakhir tutur Bupati. Ini adalah matarantai yang terlacak bahwa sejak kembali ke Lembata, mahasiswa ini berinteraksi karenanya, saya himbau masyarakat untuk lebih hati-hati, Tegas Bupati. Laporkan kepada gugus tugas atau pihak pemerintah bila ada orang dari luar masuk ke wilayah kita.
“P1 ini mahasiswa dari jogya, matarantai sudah terlacak. Ditambah 10 orang yang bersama saat kembali ke lembata, ditambah 23 orang termasuk anak SMA yang katanya malam setelah tiba di Lewoleba, minum bersama pakai satu gelas.
Saya perintahkan, Sekda akan panggil kepala sekolah karena mereka ini belajar di rumah bukan, minum tuak bersama.
Ditanya awak media terkait akurasi rapidtest, Bupati mengatakan, hasil Rapitest 80-90% sudah pasti yakni positif dan sisa 10-20% tinggal test swap.ms

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *