Kadis Kesehatan, Terkait Rapidtest Kalau Positip itu Artinya Ada Terinfeksi virus.

Mediasurya.com,Lewoleba_Bertempat di posko utama gugus tugas Lembata, (15/4/2020) Kepala DInas Kesehatan Kabupaten Lembata, dr Lusia Chandra saat mendampingi sekda Lembata dalam konferensi pers menjelaskan, Orang yang datang dari Zona Merah atau ODP Wajib di rapid Test untuk memastikan screening awal, bila positif maka, selanjutnya harus di Swab untuk PCR guna memastikan, apakah seseorang positif Korona atau tidak.

Kadis kesehatan Lembata ini menjelaskan, rapied test yang dilakukan terhadap P1 beberapa waktu lalu hasilnya positif artinya, dia terinfeksi virus namun, virus jenis apa, akan kita dalami melalui swab untuk PCR. Rapied Positif belum tentu positip Korona, demikian pun rapied Negatif belum tentu negative Korona. Terang dokter Lusia.

“Kalau yang positip itu artinya dia terinfeksi virus. Tetapi virusnya jenis apa, kita masih belum tau. Untuk memastikan dia harus di SWAB.

Baca juga ; Satu Pasien Positif Korona, di Lembata, Hasil Rapidtest. -. Mengerikan, HIV-AIDS di Lembata.

Kadis Kesehatan Kabupaten Lembata, dr Lusia Chandra menjelaskan, rapid test dilakukan dengan menggunakan sampel darah. Sedangkan pemeriksaan swab menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan.

Cara kerja Rapid test memeriksa virus menggunakan antibodi IgG dan IgM yang ada di dalam darah. Antibodi itu terbentuk di tubuh saat kita mengalami infeksi virus. Jadi, jika di tubuh terjadi infeksi virus, maka jumlah IgG dan IgM di tubuh akan bertambah. Hasil rapid test dapat memperlihatkan adanya IgG atau IgM dalam darah. Jika ada, maka hasil rapid test dinyatakan positif ada infeksi.


“Namun, hasil tersebut bukanlah diagnosis yang menggambarkan infeksi Covid-19. Maka, orang dengan hasil rapid test positif akan dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, yaitu pemeriksaan swab tenggorokan atau hidung. Pemeriksaan ini dinilai lebih akurat, sebab virus corona akan menempel di bagian dalam hidung atau tenggorokan saat masuk ke tubuh. Sampel lendir yang diambil dengan metode swab nantinya akan diperiksa menggunakan metode PCR. Hasil akhir dari pemeriksaan ini, nantinya akan benar-benar memperlihatkan keberadaan virus SARS-COV2 yang menyebabkan Covid-19 di tubuh seseorang,” ujar dr Lusia Chandra.

Share

18 thoughts on “Kadis Kesehatan, Terkait Rapidtest Kalau Positip itu Artinya Ada Terinfeksi virus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *