Bupati Lembata, “Kita Daerah Tertinggal, Bukan Gagal”

Mediasurya.com,Lewoleba_Menanggapi pemberitaan tentang penetapan Lembata sebagai salah satu dari sekian kabupaten di NTT yang tergolong daerah tertinggal, Bupati Lembata mengucapkan terimakasi kepada presiden karena Lembata mendapat perhatian dari presiden yang mendorong pembangunan dari pingir. Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur kepada awak media (11/5/2020) mengatakan, “Lembata daerah tertinggi bukan gagal”

Baca juga ; Terkait Korona, Bupati Lembata Sayangkan, Peserta Tabligh Akbar di Goa Sulawesi Selatan, Asal Lembata Tidak Jujur..  -. Inilah Kriteria Penerima BLT Dana Desa.

Bupati Lembata, dalam jumpa pers didampingi sekda dan kepala bapelitbangda, “Saya mau tanya Lembata menjadi daerah tertinggal sejak kapan? Tanya Sunur. Lanjutnya jauh sebelum saya jadi Bupati, Lembata sudah jadi daerah tertinggal.

Sunur menjelaskan, Target presiden membangun dari pinggir agar, para Mentri khususnya mentri daerah tertinggal lebih fokus pada percepatan pembangunan, dengan demikian Lembata dan daerah tertinggal lainnya cepat keluar dari ketertinggalan. Harusnya kita berterimakasih kepada bapak Presiden karena, pembangunan pada tahapan akhir ini fokus agar Lembata menjadi daerah yang maju.

Penguatan pembangunan itu pada dua hal yakni perencanaan dan anggaran. Dan dua aspek utama mendapat perhatian serius adalah masyarakat dan wilayah ( sarana prasana, SDM, kesehatan, pendidikan).  Bupati mengatakan, salah satu kriteria daerah tertinggal adalah ipm dibawah 50% sementara ipm Lembata,  meningkat menjadi 64.9.

Fiskal adalah kapasitas keuangan dan Infrastruktur yang bukan hanya jalan namun termasuk kesehatan, pendidikan, perikanan. Sementara fisakal daerah kita naik 100 miliar pad tapi karena Korona jadi terpotong 60%.

Kita berterimakasi karena, fokus pembangunan daerah tertinggal termasuk Lembata. Sudah pasti ada intervensi anggaran untuk kita. Maka kita harus bangga pembanguan kita sudah masuk fokus presiden. Dan kita harapkan nanti ada dana perbantauan lain yang membantu kita, jelas Bupati Lembata. Bahwa kita sudah siap dengan keputusan presiden ini.

Bupati mengatakan, urusan daerah tertinggal ini, kita masuk tahapan terakhir dan bukan kegagalan pemerintah karena, ipm kita naik, semua perencanaan dan program kita jalan. Yang harus diingat adalah bahwa Program pemerintah pusat adalah agar daerah tertinggal cepat maju.
“Perlu percepatan sebab kita dan 62 kabupaten lain masuk tahap akhir pembangunan.
Dijelaskan Bupati bahwa saat ini pembangunan Lembata sudah berjalan pada roll yang benar tinggal intervensi anggaran .

” Kita ini daerah tertinggal bukan gagal” terang Bupati. Kalau ada yang berpikir kita gagal, itu hanya pemikiran orang karena, dari dulu kita bangun juga ada yang bilang gagal.

‘Ini saatnya kita bersyukur karena presiden masih punya perhatian untuk tuntaskan pembangunan di daerah termasuk Lembata.(mediasurya.com)

Share

19 thoughts on “Bupati Lembata, “Kita Daerah Tertinggal, Bukan Gagal”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *