Berbagi Di Tengah Pandemi Covid 19, Frit Langotukan Sumbangkan Ratusan Paket Sembako

Mediasurya.com,Lebatukan_Prihatin dengan situasi pandemi Korona saat ini, Paulus Toon Langotukan, menyumbangkan ratusan paket sembako bagi masyarakat Lebatukan. Tindakan kemanusiaan ini bukan tanpa alasan, pasalnya kewaspadaan masyarakat desa yang tinggi, terhadap penyebaran virus korona, kemudian melumpuhkan sektor ekonomi masyakat desa lah yang mengerakan hati wakil rakyat ini untuk berbagi bersama warga kurang mampu. Memulai Kegiatan pembagian sembako yang berbarengan dengan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) di desa Atakowa (15/5/2020), Langotukan mengatakan, ini sumbangan tidak banyak namun,sekiranya apa yang saya berikan secara ikhlas ini bisa membantu bapa,mama,kakak,adil di kampung sini.

Baca juga ; Terkait Covid 19, Bupati Lembata Minta Masyarakat Waspada Terhadap Transmisi Lokal.

-. Larantuka Tolak, Kapal Pengangkut Sampel Swab Dari Lembata, Bupati Minta Perhatian Gubernur NTT..

-. Oknum Anggota DPRD Lembata, Diduga Membual Di Tengah Covid 19.

Data penerima sumbangan dari saya ini, di berikan oleh tim pemenang namun, kemudian kami musyawara untuk sandingkan dengan, data dari desa sehingga bantuan ini benar-benar kita berikan kepada keluarga, saudara kita yang memang membutuhkan.

Sebelum menyerahkan sumbangan sembako, Langotukan memberikan edukasi tentang pencegahan Korona. Dirinya meminta masyarakat untuk taat pada anjuran pemerintah, disiplin dengan protokoler penanganan covid 19.

“Saya ingatkan lagi bahwa untuk, menghambat penyebaran virus ini maka semua kita diminta untuk tetap jaga jarak, selalu cuci tangan dan pakai masker. Pola hidup bersih dan kalau ada keluarga atau anak kita yang masih ada di luar Lembata, sampaikan mereka untuk sementara waktu jangan pulang dulu, ucap kader partai Demokrat ini.

Pembagian sembako dilakukan secara simbolik di kantor desa kemudian, dilanjutkan dengan pembagian dari rumah ke rumah.

Bersamaan dengan itu, pemerintah desa Atakowa juga menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa bagi 28 kk kurang mampu yang belum terdaftar dalam bantuan pemerintah lainnya.

Wakil ketua BPD desa Atakowa, Yustina Rosa ose membuka kegiatan mengatakan, 28 kk penerima bLT sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Sementara sembako yang dibagikan untuk warga desa ini, merupakan sumbangan secara pribadi anggota dewan kita Paulus Toon Langotukan.

Kita patut bersyukur dan berterimakasi karena dalam kesulitan saat ini, saudara kita Frit Tukan masih ingat dan daya gmembantu kita.
Hal senada disampaikan Penjabat kepala desa Atakowa, Ignasius Nimo, bahwa data penerima BLT ini, kita secara cermat melakukan verifikasi dan berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah di desa.
Kita sudah berusaha untuk semua bisa dapat namun, aturan sudah membuat kita harus membatasi para penerima ungkap Nimo.

Saya harap kita tidak saling curiga atau cemburu, BLT ini hanya stimulan yang dibagi karena situasional. Mereka yang terima BLT dana desa ini adalah mereka yang namanya belum terdaftar dalam PKH,rastra atau bantuan pemerintah lainnya. Dan hari ini, kita bagi untul dua bulan yakni april dan Mei dengan besaran Rp.600.000 perbulan jadi menerima 1.200.000.
Penerima ini hanya tiga bulan, dan saya minta agar kita mentaati aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah dalam penanganan penyebaran korona.

Sebagai penjabat kepala desa, saya mewakili masyarakat mengucapkan terimakasi kepada pak Frit yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat desa ditengah mewabahnya korona virus.

Hadir juga dalam pembagian BLT dan paket sembako di desa Atakowa ini, kapospol Lebatukan, Aipda Roni Marthen maak,S.Sos dan jajaran serta koordinator pendamping desa kecamatan Lebatukan Vinsen benidau.sm

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *