Larantuka Tolak, Kapal Pengangkut Sampel Swab Dari Lembata, Bupati Minta Perhatian Gubernur NTT.

Mediasurya.com,Lewoleba_Kapal cepat milik Pemda Lembata yang mengangkut sampel Swab yang akan ke Kupang melalui jalur penerbangan dari kabupaten Sikka, dikirim oleh Satgas penanganan dan pencegahan Covid-19 Kabupaten Lembata,  (15/5/2020) siang, ditolak sandar di Pelabuhan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Baca juga ; Inilah Kriteria Penerima BLT Dana Desa

-. Bupati Lembata, ” 10 Sampel Swab Yang Di Kirim Ke Kupang Hasilnya Negatif Namun, Yang Di Kirim Ke Jakarta Belum Ada Hasil”.

-. Setelah Konstruksi di Bawa Banjir, Jembatan Kali Waima Lembata Kembali di Bangun..

-. Oknum Anggota DPRD Lembata, Diduga Membual Di Tengah Covid 19.

Hal ini disampaikan Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, Jumad (15/5/2020) dalam jumpa pers usai melakukan kunjungan kerja di RSUD Lewoleba.

Akibat penolakan itu, Pemkab Lembata kini memotong jalur pengiriman Sampel Swab dengan mengantarkan langsung sampel tersebut ke Kupang dengan menggunakan Kapal milik Pemda setempat.

Padahal Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, telah mencarter pesawat Khusus untuk melayani pengiriman sample Swab untuk wilayah Kabupaten Sikka, Flotim dan Lembata melalui kota Maumere, Ibu Kota Kabupaten Sikka.

“SWAB kita ini hanya transit di Larantuka dan selanjutnya ke Maumere untuk ke Kupang. Kalau kapal kita disuruh pulang. Itu kan tidak benar. Masa kapal kita disuruh pulang. Ini kan bukan orang yang kita kasi turun. Ini kan harus percepatan penanganan ini salah satu nya juga mengirim data laboratorium kita untuk kesana untuk di cek swab. Itu kan tidak benar itu,” ujar Bupati Sunur.

“saya ambil kebijakan untuk bye pass pengiriman Swab kita langsung ke Kupang. Paling lama besok kita sudah bawa ke Kupang,” ujar Bupati Sunur.

Ketika ditanya tentang motif penolakan Pemda Flotim di sebabkan belum ada Langkah konkrit Pemda Lembata menjemput warganya yang kini berada di Larantuka, Bupati Sunur menyebutkan,

“mereka belum tahu bahwa tidak boleh sama sekali menahan apapun yang berhubungaan dengan pencegahan dan penanganan Covid. Termasuk APD dan hasil Swab. Saya mita supaya Gubernur juga turun tangan. Kita disusah untuk kirim data SWAB ini ke Maumere. Maumere kan harus lewat Larantuka. Tapi kalau Swab kita tidak diterima di Larantuka terus kita mau bawa ke mana. Nah ini juga saya minta perhatian Gubernur,” ujar Bupati Sunur.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *