Benarkah Aparat Pukul Warga desa Watoone kecamatan Witihama Karena, BLT Dana Desa?

Benarkah Aparat Pukul Warga desa Watoone kecamatan Witihama Karena, BLT Dana Desa?

Mediasurya.com,Adonara_persoalan yang dihadapi masyarkat desa beragam dan banyak meninggalkan cerita yang tak enak di dengar. Salah satunya adalah kisah yang tak elok dilakukan oleh aparatur Desa watoone kecamatan witihama, bagaimana tidak, diduga bermula dari isu penurunan upah jaga posko covid hingga bantuan langsung tunai (BLT) dana desa yang berimbas pada mundurnya para petugas, aparat desa di duga aniaya warga.


Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/04/29/sidak-harga-sembako-wabup-flotim-berang-pedagang-nakal-naikan-harga/

https://www.mediasurya.com/2020/04/07/cegah-korona-partai-demokrat-lembata-sumbang-media-cuci-tangan/

https://www.mediasurya.com/2020/05/22/bst-kelurahan-lewoleba-tengah-lembata-menuai-protes/

kisah yang diduga di lakukan aparat desa watoone akhirnya berujung laporan ke polsek Adonara di Sagu.

Kepala desa Watoone, Fransiskus Rawa Gana kepada media (27/5/2020) menuturkan, pemukulan itu terjadi bukan persoalan blt tapi karena ada warga yang diduga melakukan pencemaran nama baik pemerintah desa.

Dikisahkan Rawa Gana bahwa, beberapa hari lalu saya lup tanggalnya tapi hari humas, warga desa si rante ini,mengeluarkan pernyataan bahwa pemerintah desa takut dengan wakil bupati sehingga cepat-cepat serahkan uang 10juta guna pembagunan posko covid.

Padahal itu merupakan hasil keputusan bersama bahwa orang muda bangun posko covid dan desa akan supurt anggaran. Mulanya orang muda ingin bangun dua posko namun,saya minta satu saja dan mereka ajukan rancangan anggaran. Kita semua ini jalan diatas aturan terang kades Watoone.

Diakui bahwa yang pukul itu aparat desa, tapi tidak pernah kepala desa memerintahkan untuk pukul warga. Kita coba selidiki pelan-pelan siapa dibelakang semua ini. Namun ketika anaka ini ditanya terkait pernyataan bahwa aaparat desa Watoone takut,tapi dia tidak respon. Ini bukan masalah tentang kami secara pribadi namun, ini menyangkut nama baik desa. Tapi karena sudah dilaporkan, ya silakan karena desa juga akan membuat laporan terkait pemfitnaan nama baik desa tegas Rawa Gana.

Sementara itu camat Witihama Laurensius Lebu Raya SH ditanya terkait BLT dana desa mengatakan, apa yang dilakukan di desa Watoone sudah sesuai regulasi yang belaku yakni, 25% dari pagu dana desa. Lebu Raya mengatakan, pembagian BLT itu harusnya tidak sulit jika, kita pasang 14 kriteria yang disampaikan kementrian sosial. penulis ; Bernad.

Share

4 thoughts on “Benarkah Aparat Pukul Warga desa Watoone kecamatan Witihama Karena, BLT Dana Desa?

  1. Penulis dan Pemred SEGERA EDIT BERITA INI, karena saya secara pribadi maupun jabatan TIDAK PERNA DIKONFIRMASI.

  2. Saudara penulis dan Pemred SEGERA EDIT bagian tulisan yang membawa-bawa Nama dan Jabatan saya TANPA MELAKUKAN KONFIRMASI apapun., apalagi muatan materi TERBALIK., penulis dan Pemred jika tidak segera melakukan pembetulan berita akan saya pertimbangkan untuk mempolisikan Saudara-saudara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *