Dua Kali Rapid Tes,Dan Satu Kali Swab Negatif Syarat Masuk Lembata

Dua Kali Rapid Tes,Dan Satu Kali Swab Negatif Syarat Masuk Lembata

Mediasurya.com,Lewoleba_ Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur yang didampingi Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday dalam jumpa pers di gelar di Lewoleba, Rabu (3/6/2020), mengatakan, “Kita back to normal, memulihkan Kembali aktivitas tertahan dan tertunda.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/05/28/terkait-pengadaan-tiga-unit-mobil-pimpinan-dprd-lembata-paul-dolu-intinya-urusan-rakyat-jangan-disepelehkan-sementara-hak-protokoler-pimpinan-pun-jangan-dibelakangi/

https://www.mediasurya.com/2020/06/04/lembata-salah-salah-satu-dari-102-kabupaten-kota-di-indonesia-yang-siap-terapkan-tatanan-hidup-baru/

Bupati Sunur menegaskan, pelaku perjalanan diwajibkan mengantongi dua kali rapid test atau satu kali swab untuk bisa masuk ke Lembata.Akses transportasi laut local (menghubungkan Lembata, Adonara, Solor, Larantuka dan Alor) pun dengan syarat serupa.

“Akses kita rencana buka tapi dengan pembatasan, Rapid tes dua kali atau swab satu kali. Dia harus bawa surat perjalanan, harus ada surat pengantar dari RT setempat, diketahui oleh RW dan Lurah atau Kepala Desa dan gugus tugas daerah asal. Semua orang tanpa kecuali,” ujar Bupati Sunur.



Membuka transportasi laut, dan udara dari dan menuju Kabupaten Lembata merupakan, salah satu kebijakan back to normal digagas pemerintah. Namun demikian, tidak ada toleransi bagi pelaku perjalanan yang tidak mengantongi dua kali rapid test nonreaktif atau satu kali swab negatif Covid-19.

Bupati Sunur mengatakan, pemerintah telah menyurati Seluruh Pemerintah Daerah, PT Pelni, ASDP dan maskapai penerbangan untuk melayani transportasi dari dan menuju Lembata dalam bulan Juni ini. Bupati Sunur menegaskan, pembukaan transportasi itu mulai berlaku satu minggu setelah pihaknya melayangkan surat kepada seluruh pihak. “Kita sudah bersurat, kita tunggu kapan baiknya untuk kita buka. Bisa setelah kita sosialisasi kepada seluruh Pemda, Pelni, ASDP, Trans Nusa atau penerbangan lain kita kasi. Mungkin range waktu 1 minggu dari surat kita, baru kita rencana untuk atur kita buka. Tetap dalam bulan Juni ini,” ujar Bupati Sunur.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *