Warga Desa Belobao Wulandoni, Bentuk “Tite Aksi”

Warga Desa Belobao Wulandoni, Bentuk “Tite Aksi”

MEDIASURYA.COM,WULANDONI_ Upaya memberi dukungan kepada Badan usaha milik desa (BUMDes), warga desa Belobao kecamatan wulandoni, membentuk Tite aksi (kami anak senaki) sebuah kelompok independen yang diharapkan kedepan bisa menjadi penyangga geraknya BUMDes belaboa.


Desa Belobao merupakan salah satu, desa di kecamatan Wulndoni kabupaten Lembata yang kaya akan komoditi. Akan potensi mumpuni dibidang komoditi ini, warga desa belobao yang merupakan salah satu desa poros tengah kabupaten Lembata ini, merasa perlu mengerakan kaum milenial ikut berperan aktif menggenjot pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tite Aksi wadah yang diharapkan memberi mensuport, baik itu kepada Lembaga BUMDes, maupun kaum milenial desa belobao.
Wilhelmus Ola duan tetua kampung yang merupakan salah satu tuan tanah desa, merupakan penginisiatif berdirinya wadah tire aksi ini dan memberi tangungjawab kepada tokoh muda, Lexsi Atawolo sebagai ketua perdana.

Baca juga : https://www.mediasurya.com/2020/08/06/petrus-gero-pimpin-rapat-banggar-dprd-pertanyakan-temuan-bpk-di-dinas-perikanan-lembata/

Untuk memperkuat lapisan organisasi yang baru dibentuk ini, kemudian ditunjuk Romanus Duli Atawola, sebagai penasehat dan Benediktus Duan sebagai pembina.

Tite Anak Senaki merupakan ini akan menjadi wadah inovatif, yang menitik beratkan pada kreatifitas orang muda ucap Andreas Diler duan. Masih menurut Duan, langkah yang diambil ini telah di koordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah kecamatan mendukung langkah kaum muda orang milenial desa belobao.

Baca juga : https://www.mediasurya.com/2020/07/24/tanggap-darurat-lintas-sektor-bantu-janda-dan-anak-terlantar-di-pelabuhan-laut-lewoleba/

Lexi atawolo mengatakan, kami punya semangat dan mimpi agar kami anak senaki bisa terlibat dalam pembangunan teristimewa untuk desa kami, secara berkelanjutan dan dalam waktu yang panjang.

“kami akan menggerakkan seluruh kemampuan kami, menjalin serlnergi dengan pihak manapun untuk tujuan pembangunan dan kesejahteraan bersama.

Benediktus Duan mengatakan, kami sudah lama merindukan Danya wadah seperti ini. Dan kami syukuri lembaga ini telah terbentuk. sejak lama kami melakukan gerakan reuni kampung senaki, untuk menyegarkan hubungan persaudaraan bagi semua anak senaki bik yang berada di dalam lingkaran kabupaten Lembata maupun yang berada di luar daerah. Terang Benediktus duan.

Gerakan kaum milenial ini merangkul semua kalangan baik tua maupun muda sebagai anak desa belabao. Dan untuk menggalang dana kami buat berbagi kreasi kreatif seperti pot bunga dari bambu, bingkai dan berbagai karya seni lainnya, dan kalau ada yang memesan pasti kami antar.

Kami berterimakasi kepada banyak pihak atas masukan, dorongan dan juga dukungan sehingg kegiatan awal kami ini telah menunjukan progres perkembangan yang baik, ungkap Ben duan.

Kami punya komoditi, mente, kemiri, kopra,dan kakao dan dengan momentum ini kami ingin bangkitkan gairah ekonomi, dengan loyalitas kami kepada kampung dalam waktu yang panjang dan berkelanjutan sehingga masyarakat sejahtera dari sisi ekonomi, ungkap Alex Atawolo.

Inilah Mimpi Besar kami dengan membangun wadah tire aksi (kami anak senaki) bagi kaum milenial yang tidak hanya merangkul orang muda namun juga, menyatukan para tokoh karena bagi kami, “kalau bukan kita,siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi.
Penulis: Charles Making. Editor ; Steny. MEDIA SURYA.COM

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *