Ribuan Pelayat Menghantar, Mr. Deval Raper Muda Lembata, Ke Peristirahatan Terakhir.

Ribuan Pelayat Menghantar, Mr. Deval Raper Muda Lembata, Ke Peristirahatan Terakhir.

MEDIASURYA.COM– Ribuan pelayat menghantar, Bone Leonardo Olang demikian, nama yang disematkan bapak Nikolaus Olang dan mama Delvin Albertina Nudek, kepada anak ketiga mereka yang lahir 25 Okteober 1998, yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Mr. Deval, salah satu pentolan hip hop Lembata Foundation (HLF), Komunitas generasi milenial yang turut memperkenalkan Lembata lewat karya-karya jenius mereka, yang tutup usia di umur 22 tahun,31 Agustus 2020.

Ribuan ucapan dukacita terlontar di dunia maya seakan, turut merasakan kepedihan dan kehilangan, yang dirasakan keluarga, atas berpulangnya No Olang, ke rumah sang Khalik.



31 agustus 2020, Kurang Lebih pukul, 14.30 wita Keluarga memastikan, sang raper muda ini pergi untuk selamanya. Dalam sekejab ribuan pelayat hadir di kediaman orang tuanya,tempat sang musisi muda Lembata ini di semayamkan di Duang Kota Baru, Lewoleba, Lembata.

Ia masih sangat muda, namun sosok ceria ini meninggalkan kenangan, dan kisah yang akan megisi memori ingatan keluarga, sahabat, kenalan. Salah satu lagu yang ikut dinyanyikannya, dan menjadi viral, yang di totnton 5 juta kali, adalah ukur gutun.

Kabar dukacita berhembus cepat ke pelosok Lembata, tindak hanya fans namun, warga Lembata turut merasa kehilangan. Nama Mr.Deval seakan menghipnotis setiap telinga yang mendengar ikhwal kepergian sang voklis muda ini.


Jalan yang dilalui ambulanc, menuju pemakaman umum wangato pun di padati masyarakat. Pelayat yang ikut upacara pemakaman dan warga yang tak sempat ikut, ribuan pasang mata meneteskan air mata kehilangan sosok penghibur ini.

Adik dari Angelina Fransiska Olang dan Yoel Delfiston Olang, tumbuh kembang bersama dua adik perempuannya Maria Belandina Olang dan Martina Olang. Tidak menikuti jejak sang ayahnya, berkarya di dunia kelistrikan.

Olang kecil Sejak kelas dua (2) SMA, bergabung dalam komunitas Hip Hop Lembata Foundation (HLF). Tepatnya pada tahun 2016. Dari grup music HLF, inilah kemudian masyarakat penikmat hip hop mengenal Mr.Deval.


Penggemar vokalis muda ini, tidak hanya dari kalangan milenial bahkan generasi terdahulu pun menyukai syair lugas apa adanya, yang di lantunkan hlf. baik di Lembata maupun di luar Lembata, Karyanya diminati pencinta musik hip hop.


Selain bermusik, Deval juga dikenal aktif di gereja. Apalagi, setelah dia menerima sidi pada tanggal 16 Desember 2018 di Gereja Solafide Wangatoa.

Deval baru mulai merasa sakit pada hari Sabtu, 22 Agustus 2020. Sehingga, Senin, 24 Agustus 2020, Deval diantar keluarganya ke Puskesmas Lewoleba untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil diagnose pihak Puskesmas Lewoleba cuma menyatakan bahwa Deval hanya kecapean.

Karena tidak ada perubahan, Kamis, 27 Agustus 2020, Dheval dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba. Dilakukan foto rontgen, dan menemukan ada flek di hatinya. Diagnosa dokter RSUD Lewoleba bahwa Deval terkena Hepatitis B. Untuk menguji kebenarannya, sample dikirim ke laboratorium RSU Profesor Johanes Kupang. Namun sampe tutup usia hasil lab belum diterima keluarga.

Nikolaus Olang sang ayah dan keluarga punya keyakinan bahwa Deval punya peluang sembuh. Sehingga Deval dibawa pulang sekitar pukul 09.00 Wita dari RSUD Lewoleba. Di rumah, keluarga pun mengupayakan pengobatan alternatif, karena denyut nadinya masih terasa.
Namun Tuhan rupanya berkehendak lain. Pukul 14.30 Wita, keluarga memutuskan untuk menyatakan bahwa Deval sudah sungguh-sungguh “berpulang”, meninggalkan semua kita.

Selamat jalan no olang, semua kami mendoakan no, bahagia bersama para kudus di surga. Dan semoga Bapa Niko, ema Vin, Aggel, Yoel, Belandina, Martina, wiliam, ipar Yoan, om Nadus, om Mean, om Bone, oma Sula, opa Niko dan semua keluarga di beri penguatan dan penghiburan.(pyon).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *