Gagal Berangkat Magang, 42 Pemuda Flotim Hari Ini Di Pulangkan Ke Kampung Halaman.

Gagal Berangkat Magang, 42 Pemuda Flotim Hari Ini Di Pulangkan Ke Kampung Halaman.

MEDIAAURYA.COM,DENPASAR- Diduga kuat Terlena janji dan akhirnya terkatung – katung, tanpa ada kepastian, akhirnya calon peserta magang asal Flores Timur, NTT pulang ke kampung balaman di Larantuka.

Mereka batal berangkat untuk magang di Taiwan dan Jepang. Sejumlah 42 calon peserta magang ini adalah angakatan 2019, sementara 6 calon lainnya masih bertahan di Bali karena telah melaporkan kasus ini ke Polresta Denpasar.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/08/18/batal-berangkat-keluar-negeri-9-remaja-asal-flores-timur-mengadu-ke-polresta-denpasar/


“Total peserta yang pulang 42 anak dari angkatan 2019. Sementara 13 anak angkatan tahun 2018 , ada 6 anak tetap bertahan di Bali. Dalam kaitan dengan kelanjutan proses hukum yang suda mereka adukan di Polresta Denpasar,” ungkap Theodorus Wungubelen, Kamis (10/09/2020) di Denpasar.


Pemulangan dilakukan setelah protes orangtua kepada Bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon di Larantuka bulan Juli dan Agustus Lalu. Pasca pertemuan itu perwakilan orangtua ke Bali mengecek kondisi penampungan di Denpasar. Selanjutnya Bupati Flotim memfasilitasi pemulangan.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/08/22/kunjungi-adonara-dandim-1624-flores-timur-ingin-bersinergi-dengan-elemen-masyarakat/

“Selain 42 itu tambah kami 2 orang utusan orangtua lalu 3 dari utusan pemerintah, pak asisten dan salah satu kabid di Dinas Naksertrans dan salah satu kasie. Untuk angkatan 2019, masih 3 memilih tetap bertahan di Bali karena kebetulan mereka sudah mendapatkan pekerjaan dengan usaha sendiri di Bali,” jelas Ruth Wungubelen, salah satu perwakilan orang tua yang dikirim bupati.


Ruth menjelaskan, jumlah calon peserta magang angkatan 2018 sejumlah 52 orang. Namun saat pertemuan dengan calon peserta magang bersama perwakilan orantua dengan LPK Dharma Bali, 7 orang lainnya memilih bertahan di Bali.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/08/20/anak-flores-timur-ditelantarkan-di-bali-orang-tua-menduga-ada-sindikat-tki/


Menurut Ruth, tidam hanya yang masih berada di Denpasar yang memilih pulang tetapi ada dua peserta Magang di Taiwan juga memilih pulang ke Larantuka. Alasannya, apa yang dialami di Taiwan tidak sesuai dengan yang dijanjikan pihak LPK Darma.


“Satu atas nama Paulus Aprianus Sole itu dari Taiwan juga sudah siap untuk pulang tanggal 22 September ini. Sementara baru pagi tadi,informasi masuk dari Taiwan, ada satu anak yang dalam proses pulang. Kami usahakan agar kepulangan anak dari Taiwan ini dketahui pemerintah agar difasilitasi,” pungkasnya.


Peserta magang dipulangkan melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tujuan Kupang menggunakan maskapai Lion Air. Selanjutnya rombongan akan lanjut ke Larantuka dengan pesawat Wings Air pada Jumat (11/09) besok.(mediasurya.com/tim)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *