Dinkes Lembata Dampingi Puskesmas Lakukan Akreditasi Peningkatan Mutu Pelayanan.

Dinkes Lembata Dampingi Puskesmas Lakukan Akreditasi Peningkatan Mutu Pelayanan.

MEDIASURYA.COM,LEWOLEBA-Langkah dinas kesehatan kabupaten Lembata (Dinkes) meningkatan mutu pelayanan di 9 puskesmas yang berada di seluruh Lembata terus di galakan.


Hal terbukti dengan upaya, pendampingan yang di lakukan oleh dinas kesehatan terhadap Puskesamas agar terakreditasi.

Baca juga : https://www.mediasurya.com/2020/10/08/warga-keluhkan-bau-tak-sedap-di-ruqngan-puskesamas-waipukang/


Kepala dinas kesehatan Lembata, dr Lusia melalui pesan singkat whatup kepada media ini (7/10/2020) mengatakan, bahwa akreditasi merupakan upaya meningkatkan mutu pelayanan.


Demikian Kepala bidang pelayan, Herman Yosep Taranpira mengatakan, akreditasi sudah menjadikan keharusan sesuai Kemenkes 75 yang telah di rubah dengan kemenkes 43/2017 bahwa semua fasilitas kesehatan harus di akreditasi jika tidak maka sarana kesehatan tersebut tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan.


Nyoman mengatakan, untuk Lembta kita lakukan secara bersama karena semua elemen saling berkaitan jadi kita satukan. Tahapan soal kesiapan puskesmas kami dari dinas mendampingi.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/09/24/kunker-ke-lembata-11-anggota-dprd-propinsi-ntt-di-terima-bupati/


Hal yang sama di sampaikan kepala seksi pelayanan kesehatan dinas kesehatan Lembata Dominikus Mali, di temui di aula kantor bupati lokasi persiapan akreditasi mengatakan, tujuan dilakukan akreditasi adalah peningkatan pelayanan, pengendalian peningkatan infeksi, dan pemenuhan SDM juga peningkatan sarana prasarana.


Mali mengatakan, saat ini ada 7 puskesmas yang masa belaku akreditasinya sudah selesai sementara 2 puskesmas sisa tahun 2021. Dan dari 9 puskesmas ada 4 puskesmas yang baru lulus akreditasi dasar yakni puskesmas Lewoleba,Lamaau, Hadakewa dan Puskesmas wulandoni. Sementara puskesmas Waipukang,waiknuit, balauring,weirian,dan Nagawutun sudah lulus akreditasi madia.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/03/05/mengerikan-hiv-aids-di-lembata/


Dikatakan Mali bahwa anggaran untuk kegiatan ini bersumber pada dak non fisik karenanya besar harapan kami agar ada sharing cost dari Pemda karena roh dinas kesehatan maupun puskesmas ada pada akreditasi.


Sementara itu dokter jaga puskesmas waiknuit kecamatan atadei Slamet Erikson Sitinjak yang juga mendapingi puskesmas dalam persiapan akreditasi kepada media ini mengatakan, semu puskesmas di Lembata sudah di survei dan memiliki akreditasi namun, masa berlakunya sudah habis.


Dokter Erik mengatakan, masa berlaku akreditasi tiga tahun dan saat ini kita lakukan reakreditasi karena masa berlaku.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/09/27/jambore-pkk-kecamatan-omesuri-dukung-recovery-ekonomi/


Akreditasi madia bisa langsung ke paripurna jika puskesmasnya lengkap sesuai persyaratan yakni lulus administasi, usaha kesehatan masyarakat (UKM) dan usaha kesehatan perorangan (ukp). Dan kemudian baik dokumen, maupun bukti telusur juga mutu berdasarkan penilaian tim akreditasi yang ditentukan kemenkes.


Secara keseluruhan pelayanan baik rawat jalan, rawat inap, maupun pelayanan di luar ruangan seperti kesling maupun penyuluhan harus baik karena puskemas memiliki peran promosi dan prefentif atau pencegahan.
Dokter Erik mengtakan dari tahun ke tahun ada peningkatan di setiap puskesmas karena dukungan pemerintah dan masyarakat pun bertambah.(mediasurya/tim)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *