Servulus Satel Demoor.S.Hut Kadis Lingkungan Hidup Flotim ; “Kebersihan Itu Soal Kesadaran”

Servulus Satel Demoor.S.Hut Kadis Lingkungan Hidup Flotim ; “Kebersihan Itu Soal Kesadaran”

Mediasurya.com,Larantuka- Kapala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur, Servulus Satel Demoor kepada media ini diruang kerjanya (26/10/2020) mengatakan, pola hidup bersih di kota Larantuka memang sudah lebih baik namun demikian, perlu ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Olus demikian sang kadis ini lasim di sapa yang kala itu di dampingi, Dedi Gedeona Kabid pengelolaaan sampah dan limbah B3 dan Kapala seksi pengelolaan sampah, Elisabet Mesa Tolan mengungkapkan, Persoalan sampah ada dimana-mana, sebagai instansi teknis dirinya bersama seluruh staff DLH Flotim selalau siaga menghadapi persoalan sampah dan kebersihan kota.

Baca juga; https://www.mediasurya.com/2020/10/24/bupati-hadjon-terkait-kebersihan-semua-kita-punya-tanggungjawab-menjaga-kota-ini/

Demoor menjelaskan, soal sampah sekalipun pemerintah punya sarana prasarana namun, jika kesadaran masyarakt kurang maka, memang akan jadi sulit. Ini soal partisipatif masyarakat, misalnya tidak membuang sampah ke saluran air, atau daerah pesisir pantai, perlu ada kesadaran bersama untuk selalu membuang sampah pada tempat dan harus ada kepedulin. Kalau tidak maka, persoalan sampah bisa menjadi momok.

Sebelumnya Dedi Gedeona Kabid pengelolaaan sampah dan limbah B3 dinas Lingkungan Hidup Flotim menjelaskan, Perhitungan sampah dengan proyeksi jumlah penduduk di kali 0.4 jika kemudian di totalkan maka sampah di Flotim berkisar 115.4 per ton per hari di kabupaten Di Flores Timur karena Flotim masuk di dalam perhitungan kota sedang.


Gedeona mengatakan, Dalam pelaksanaan alat angkut sampah pada DLH tidak menggunakan perhitungan kiloan maka dilakukan perhitungan memanfaatkan metode kubikasi, dan sampah yang diangkut perhari adalah ¾ kubik yang jika kita konfersi maka terakngkut 10 ton perhari.


“Satu orang per hari mengahasilkan 0.4 sampah di Flotim ini” jelas Gedeona.

Kita bersyukur Flotim mendapatkan bantuan hibah mesin pengelola sampah dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan dengan demikian bisa membantu kita dalam pengurai sampah .

Baca juga :https://www.mediasurya.com/2020/10/23/pemerintah-pusat-kucurkan-15-4-miliar-bangun-talud-pengaman-pantai-di-flotim/

Sementra itu Kapala seksi pengelolaan sampah, Elisabet Mesa Tolan pada kesempatan tersebut menjelaskan, saat ini DLH selain mengangkut sampah juga melakukan mitigasi agar timbul kesadaran masyarakat akan kebersihan.

“kami dari dinas terus meningkatkan kesadaran masyarakat, dan kami tidak patah arang dalam mengurus semua ini” ujar Tolan.


Diakhir pertemuan dengan media ini, Sarvulus Demoor mengatakan, kesadaran masyarakat Flotim memang masih menjadi hal yang perlu ditingkatkan. Namun demikian DLH juga kadang mengalami kendala teknis seperti kerusakan pada kendaran pengangkut tetapi kami selalu berupaya untuk bertangungjawab terhadap semua hal terkait sampah.

Mantan Kadis kehutanan ini menjelaskan bahwa, dirinya bersyukur karena banyak elemen yang turut serta membantu menjaga kebersihan kota. Saat ini DLH juga bangun komunikasi dengan berbagai elemen seperti kodim,PKK, komunitas-komunitas pencita kebersihan untuk bersama menjaga kebersihan dan keasrian kota ini.


“Kami akan selalu kerja secara maksimal sesusai tugas namun, kami juga berharap agar masyakat membuang sapah pada tempatnya” Ujar Olus Demoor.ms

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *