Bernostalgia Ke SMAN 468 Larantuka, Bupati Sunur ; “Saya Pernah Jadi Pelatih Drama Dimasa  SMA”

Bernostalgia Ke SMAN 468 Larantuka, Bupati Sunur ; “Saya Pernah Jadi Pelatih Drama Dimasa SMA”

Mediasurya.com,Larantuka- Bupati Lembata, dalam lawatan ke Larantuka Kabupaten Flores Timur, menyempatkan diri bernostalgia ke almamaternya SMAN 468 (3/10/2020) Dalam sambutannya Bupati Sunur, menceritakan skelumit kisah yang dikenang ketika sebagai siswa di SMAN 468, pernah dipercayakan sebagai pelatih atau sutradara sebuah drama.


Sunur mengatakan, sebagai seorang pelatih, tentunya harus memiliki kemampuan yang boleh dibilang melebihi kemampuan teman-temannya saat itu. “Saat itu saya memang merasa, belum memilki kemampuan yang lebih dibanding teman-teman lainnya. Namun, ketika ditunjuk oleh guru, saya menerimanya sebagai sebuah bentuk tanggung jawab dan kepercayaan.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/10/26/servulus-satel-demoor-s-hut-kadis-lingkungan-hidup-flotim-kebersihan-itu-soal-kesadaran/

Sunur mensharingkan pengalamannya saat bersama seorang teman kelasnya yang saat ini telah ditahbiskan menjadi seorang imam Tuhan. Pengalaman indah dan menarik di masa putih abu itu, kini membekas kuat dalam ingatan dan selalu menjadi inspirasi bagi saya dalam kehidupan ini.

Saya tetap belajar dari pengalaman itu karena, itu telah mendewasakan saya. Hari ini, saya datang berkunjung di almamater ini, saya berkisah tentang pengalaman indah itu karena, percaya bahwa pengalaman itu telah menjadi guru terbaik”.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/10/28/ketua-dprd-lembata-hari-listrik-nasional-ada-apresiasi-dan-harapan/

Saat ini saya menjadi bupati Lembata, yang juga merupakan bagian dari Flores Timur ini. Sekarang saya menjadi sutradara, yang menjadi panutan bagi aktor dan akris di pemerintahan. Sutradara atau pelatih yang baik, saya juga mesti melatih dengan baik seluruh elemen yang saya pimpin. Sutradara yang baik tentunya akan selalu puas dengan teknik dan latihan yang saya dampingi selama ini.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/10/26/wahab-saleh-nasdem-flotim-ingin-membangun-tanpa-sekat/

Dalam ilmu dramaturgi, pemerintahan yang sedang saya pimpin, ibarat sebuah drama atau permainan yang mesti dilakoni dengan baik oleh setiap pemeran (aktor dan aktris) dan juga pada akhirnya menjadi tontonan yang menarik bagi publik masysrakat umumnya. Sebagai sutradara yang baik, mesti juga memilih pemeran-pemeran yang baik dan bertanggung jawab atas tugas yang dipercayakan, sehingga pada akhirnya peran mereka itu bisa ditonton dan dinikmati dengan baik oleh masyarakat pada umumnya dalam sebuah panggung publik yang baik dan berkualitas.

Jadilah seorang sutradara yang baik dan berkualitas, sehingga pelayanannmu itu kelak dinikmati oleh semua orang dengan suasana batin yang aman, puas dan menyenangkan. Jadilah sang sutradara yang baik.
Penulis ; Syl Witin, humas SMAN 1 Larantuka, tinggal di Weri. Editor :steny

Share

23 thoughts on “Bernostalgia Ke SMAN 468 Larantuka, Bupati Sunur ; “Saya Pernah Jadi Pelatih Drama Dimasa SMA”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *