Fransiskus Siliwangi Sakti, Anak Petani Yang Sukses Di Galangan Kapal Tapi Tekun Belajar Ikan Lele

Fransiskus Siliwangi Sakti, Anak Petani Yang Sukses Di Galangan Kapal Tapi Tekun Belajar Ikan Lele

Mediasurya.com,Lewoleba- “Saya ini anak petani, dan segala sesuatu saya belajar otodidak” demikian sepenggal kalimat pembuka Fransiskus Siliwangi Sakti atau yang akrab di sapa Frans Uak ketika di temui media ini di lokasi pembibitan lele bilangan pasar barat Lewoleba (23/11/2020) miliknya yang baru di bangun tiga bulan lalu.


Frans Uak mengkisahkan, bahwa setelah lulus SMPN 1 Nubatukan dirinya yang berkeinginan kuat untuk bersekolah nekat pergi ke Bali untuk belajar. Di Denpasar ujar Siliwangi dirinya bekerja serabutan dari bantu orang jualan, angkat barang dengan harapan bisa kembali ke sekolah dan mimpi itu akhirnya terwujud hingga bisa menamatkan pendidikan tingkat atas di SMA PGRI Badung Denpasar Bali.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/11/24/lurah-lewoleba-bangun-lewoleba-hills-di-puncak-lusikawak/


Setelah lulus SMA saya coba keberuntungan di Batam, dan syukurnya disana saya diterima kerja di sebuah galangan kapal dan meskipun hanya jadi buruh di situ, saya tetap belajar. Dan secara otodidak belajar membaca gambar, dan matemetika, hanya untuk mengejar cita-cita saya menjadi seseorang yang berguna. Prinsipnya harus selalu berpikir positif karena itu, setelah dua puluhan tahun belajar akhirnya saya berani ambil borongan ujar Uak.


Meski sibuk urus galangan namun, saya tetap belajar hal lain, dan kebetulan saya punya keluarga dari Kedang yang budidaya lele dari situ saya belajar bagaimana kawinkan lele, membesarkan, hadapi lele yang terserang penyakit dan bagimana memperlakukan lelel.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/11/24/ajak-masyarakat-taati-protokol-kesehatan-camat-omesuri-perketat-jalur-masuk-baleuring/


Saya belajar kurang lebih 7 tahun untuk urus lele ungkap Frans Uak. Ketika liburan beberapa tahun lalu, saya liat disini hanya ada lalapan ayam jadi kebetulan saat ini kegiatan sepi karena covid 19, jadi saya datang lalu buka pembibitan ini.


Selain pembibitan untuk pengembangbiakan, kita juga piara untuk membesarkan karena itulah, ada lopo ini untuk orang bisa makan lalapan lele ujar Siliwangi.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/09/20/masih-banyak-warga-lewoleba-tidak-bermasker-di-tempat-umum/


Ditanya media ini terkait niat membuka pembibitan dan warung makan lalapan lele Frans mengatakan, ini soal peluang usaha namun yang mendasar adalah saya ingin agar ada angkatan kerja yang terserap dalam usaha ini.


Saya hanya ingin membuat sesuatu yang baik untuk kampung ujar Frans Uak mengakhiri pertemuan dengn media ini. (MST/sl)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *