Di Duga Tak Tertib Jadwal, Pengusaha Dan Pekerja Kapal Penumpang Flotim-Lembata, Pertanyakan Trayek Kapal Cepat Ina Maria.

Mediasurya.com,Lewoleba- Pengusaha angkutan laut penyebrangan antar pulau yang biasa melayani rute pelayaran, Larantuka (Flotim) Adonara dan Lembata beserta sejumlah cru kapal melakukan aksi protes dengan duduk bersama pihak Syahbandar Larantuka mempertanyakan trayek kapal cepat Ina Maria yang di duga melakukan pelayaran angkutan penumpang tanpa mengantong administrasi yang lengkap.

Dalam rapat yang di pimpin Usman laode selaku kepala Syahbandar Larantuka, pelaku usaha pertanyakan, terkait jadwal keberangkatan kapal cepat Ina Maria karena sangat berpotensi konflik dilapangan.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/04/partai-demokrat-lembata-bantu-pengungsi-erupsi-gunung-ile-lewotolok/

Selain itu, para pengusaha dan cru kapal juga mempertanyakan kejelasan kapal soal kemilikan pasalnya informasi beredar kapal cepat Ina Maria telah diserahkan oleh salah satu pengusaha di kota Lewoleba kepada pihak keuskupan namun, tidak hadir dalam pertemuan yang di gelar di kantor Syahbandar Latantuka.

Para pengusaha dan cru kapal meminta agar pihak syahbandar untuk menertibkan karena menurut pihak pengusaha dan cru kapal Secara ketentuan regulasi dimana kapal yang berlayar sudah ditetapkan jadwal keberangkatan oleh pihak Syahbandar dan melihat serta mengkaji dari berbagai aspek agar tidak bertabrakan dengan jadwal kapal lainnya

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan ada dugaan pelanggaran jadwal keberangkatan yang dilakukan kapal cepat Ina Maria, dimana kapal cepat yang harusnya berangkat dari larantuka tepat jam 9.00wita tetapi, belakangan ini kerap keluar lebih dari jam yang telah ditentukan, olehnya pengusaha dan cru kapal penumpang antar pulau melakukan pengaduan dengan rasa ketidakpuasan.

Baca juga :https://www.mediasurya.com/2020/12/03/ribuan-ikan-temi-mendarat-sepanjang-pantai-lokasi-eks-harnus-hingga-ke-dermaga-jety-lewoleba/

Vigis Koban kapten kapal Lembata ekspres kepada media ini membenarkan hal tersebut. Bahwa kapal cepat Ina Maria dalam pernyataan pada rapat hari ini milik keuskupan larantuka namun, aneh tidak ada perwakilan pihak keuskupan yang hadir.

Koban mengatakan, kapal cepat Ina Maria sebelumnya diinformasikan untuk melayani para imam,biarawan dan biarawati namun demikian, karena kapal ini butuh juga biaya operasional sehingga di manfaatkan untuk pelayanan publik dengan tute larantuka -lewoleba, kita sepakati itu asalkan memiliki rute tetap dan pasti tanpa harus menggangu jadwal pelayaran kapal penumpang yang telah ada.

Sementara itu Antonius pemilik kapal motor sinar mutiara pada kesempatan tersebut memberikan solusi pelayaran bagi kapal cepat Ina Maria, di geser pada jam keberangkatan di siang hari di jam 11 karena itu ruang kosong, perdua jam tujuannya agar tidak berebutan penumpang dan ini fleksibel karena dijam itu sangat ideal.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/03/datangi-dapur-umum-pengungsi-erupsi-ile-lewotolok-dirjen-p2p-kementerian-kesehatan-ambil-sampel-makanan/

Vigis Koban Perwakilan dari kapal cepat lembata Expres mengusulkan jam 3 sore karena jam 3 itu kosong sekali dan bisa melayani kebutuhan pelayanan Pelayaran di sore hari

Usman laode mengajak semua kita wajib mengikuti ketentuan yang berlaku sehingga kahadiran kita bisa melayani masyarakat dengan baik dan maksimal.

Usman juga berpesan kepada pemilik kapal bahwa nnati, pada bulan Januari di tahun depan seluruh penumpang yang hendak masuk pelabuhan akan di tertibkan sebaik mungkin dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/03/tni-ad-bantu-penanganan-kesehatan-warga-pengungsi-erupsi-ile-lewotolok-juga-bangun-dapur-umum-dan-mck/


Tehadap hasil rapat hari ini akan disikapi secara profesional untuk mendudukkan persoalan terhadap jadwal kapal cepat Ina Maria yang kerap kali dibahas ditengah lapangan lingkup PELRA larantuka

Yoseph salah satu pemilik kapal cepat Batam line dan Widi Expres juga dengan tegas bertahan pada jadwal mereka yakni jam 10.00.wita harus keluar dari pelabuhan larantuka menuju lewoleba

Ia juga berharap agar kepala Syahbandar Usman laode dapat menyikapi persoalan dan polemik ini untuk didudukan secara baik dan bijaksana dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat yang hendak menggunakan jasa Pelayaran dari dan ke kabupaten Lembata.(Roy)

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

10 komentar pada “Di Duga Tak Tertib Jadwal, Pengusaha Dan Pekerja Kapal Penumpang Flotim-Lembata, Pertanyakan Trayek Kapal Cepat Ina Maria.

  • 17 Juni 2022 pada 10:53 pm
    Permalink

    I simply wanted to thank you very much once again. I am not sure what I would’ve sorted out in the absence of these thoughts shared by you regarding this situation. It truly was a very traumatic issue for me personally, nevertheless noticing a new expert style you resolved it forced me to cry with delight. Now i’m grateful for your service and then pray you find out what a great job you are always accomplishing instructing other individuals using your web page. I’m certain you haven’t got to know all of us.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.