Taati Protokol Kesehatan, SMAN I Larantuka, Selenggarakan Ujian Semester Secara Online

Taati Protokol Kesehatan, SMAN I Larantuka, Selenggarakan Ujian Semester Secara Online

Mediasurya.com,Larantuka- Pandemi Covid 19 yang berdampak di segala bidang kehidupan, mengharuskan para guru dan peserta didik untuk fokus menguasai pembelajaran berbasis IT, dan langkah SMAN I Larantuka dalam penerapan pembelajaran online diharapka menjadi metode ampuh menghindari kerumunan dalam penerapan protokol kesehatan.

PJJ online yang selama ini diterapkan di setiap lembaga pendidikan juga, membawa pengaruh bagi para peserta didik dan para guru untuk, bekerja ekstra demi mempertahankan marwah serta kualitas pendidikan in se.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/12/04/partai-demokrat-lembata-bantu-pengungsi-erupsi-gunung-ile-lewotolok/

Setelah menjalankan PJJ online dengan, variasi pembelajaran tatap muka sistem shift di masa pandemi covid 19 kurang lebih lima bulan , akhirnya SMA Negeri 1 Larantuka pun menyelenggarakan Penilaian Akhir Semester (PAS) atau UJian Akhir Semester secara online yang telah dimulai dari hari Senin tanggal 30 November hingga Sabtu 05 Desember 2020.

Peserta didik dari kelas X, XI dan XII tetap tinggal di rumah dan mengikuti ujian secara online dengan menggunakan aplikasi google form dan aplikasi Quizizz. Sebelum ujian online ini digelar, para peserta didik diberi kesempatan per kelas untuk mengikuti sosialisasi penggunaan aplikasi yang akan digunakan dalam ujian akhir semester tersebut.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/11/28/smansa-larantuka-rayakan-hgn-dan-hut-pgri-di-tengah-pandemi-covid-19/

Sosialisasi penggunaan aplikasi ini ditangani langsung oleh panitia atau team pengedit dan pengapload soal yang dibentuk oleh Sekolah dibawah koordinasi Wakasek Kurikulum. Para peserta didik diwajibkan untuk menggunakan handphone android atau laptop atau gadget. Selama ujian online ini berlangsung para peserta didik selalu dan tetap berkoordinasi dengan sekolah dalam hal ini para Wali kelas dan team pengedit dan pengapload soal. Team dan para wali kelas ini selalu stand by di sekolah selama ujian online berlangsung sesuai jadwal atau yang telah ditentukan.

Kepala SMA Negeri 1 Larantuka, Drs. Yakobus Milan Betan, dalam rapat persiapan dan juga rapat evaluasi ujian akhir semester secara online pada hari pertama menghimbau para guru dan para wali kelas untuk selalu pro aktif tetap membangun komunikasi dan kontrol yang efektif dengan peserta didik dan orangtua.

“Ini sebuah langkah awal yang baik dan kedepannya situasi ini tetap menuntut kita untuk lebih menguasai metode seta sistem pembelajaran secara online ini” ujar kepala sekolah.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/03/07/wabup-flotim-agus-boli-larang-semua-ternak-babi-dan-hasil-olahannya-masuk-flores-timur/

https://www.mediasurya.com/2020/10/26/servulus-satel-demoor-s-hut-kadis-lingkungan-hidup-flotim-kebersihan-itu-soal-kesadaran/

Para guru diharapkan untuk tetap beradaptasi dengan situasi dan kondisi pembelajaran di masa darurat covid 19 ini. Selanjutnya, hal ini juga ditegaskan kembali oleh Wakasek Kurikulum, Sirilus Bali Sabon, S.Pd, yang memimpin langsung rapat evaluasi pelaksanaan ujian akhir semester secara online pada hari pertama Senin, 30 November 2020.

Ini baru pertama dilaksanakan. Tentunya ada hambatan atau kekurangan, tetapi kita mesti optimis karena kita telah memulai hal yang baru ini. Para guru harus optimis dan tidak boleh terlalu pesimis, ujar Maksi Kolin dalam celetuk yang santai di ruang guru, usai pelaksanaan ujian online hari pertama.

Ada peserta didik yang mengalami kendala dalam pelaksanaan ujian online ini karena ketiadaan handphone dan juga ada gangguan jaringan. Ini hal biasa yang juga menjadi pelajaran penting untuk kedepannya. Para siswa yang mengalami hambatan ini diarahkan untuk segera berkoordinasi dengan wali kelasnya dan team pengedit dan pengapload soal serta kurikulum untuk datang mengikuti ujian langsung di sekolah dan pihak Sekolah tetap memfasilitasi mereka dengan memperhatikan protokol kesehatan.


Semua upaya yang dilakukan oleh sekolah di masa pandemi covid 19 ini hanya demi sebuah kepentingan yang lebih besar yaitu demi kualitas pendidikan anak. Oleh karena itu maka, sangat diharapkan kerjasama yang baik dan sinergis antara sekolah, orangtua dan masyarakat. Hal ini dilatarbelakangi oleh alasan mendasar yaitu bahwa dunia pendidikan atau sekolah itu tanggung jawab kita bersama. Non scholae sed vita discimus, belajar itu pada prinsipnya bukan untuk sekolah saja tetapi untuk hidup in se.
Syl Witin
Humas SMA Negeri 1 Larantuka

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *