Beragam Tanggapan, Pemda Lembata Instruksikan Untuk Tidak Diberlakukan Surat Pernyataan Bagi Pengungsi Yang Tinggal Di Rumah Kelurga

Beragam Tanggapan, Pemda Lembata Instruksikan Untuk Tidak Diberlakukan Surat Pernyataan Bagi Pengungsi Yang Tinggal Di Rumah Kelurga

Mediasurya.com,Lewoleba – Pemda Lembata akhirnya mengambil sikap menanggapi ragam reaksi publik terhadap surat pernyataan bagi warga pengungsi yang tidak mau di evakuasi ke posko pengungsian dan memilih tetap tinggal di rumah keluarga.

Paskalis Tapobali Sekda Lembata kepada media ini (6/12/2020) mengatakan, tidak sedikit pun niat pemerintah untuk mengancam atau menyengsarakan dan atau menyusahkan bahkan sampai membunuh warga sendiri.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/06/kader-demokrat-lembata-bagi-kayu-bakar-ke-rumah-warga-yang-tampung-pengungsi/

Kita hanya ingin agar pelayanan, perhatian, dan penanganan kepada masyarakat warga pengungsi lebih maksimal. Ujar Tapobali.

Pemda Lembata, berupaya agar warga yang selama ini mengeluh, belum tersentuh pelayanan logistik dan kesehatan, termasuk untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti sakit bahkan hingga kematian akibat tidak mendapatkan sentuhan pelayanan kesehatan dengan baik di rumah.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/06/sekda-lembata-ini-situasi-bencana-jangan-menggiring-opini-miring-di-masyarakat/

Tapobali mengatakan, agar niat baik pemerintah ini tdk tercoreng oleh redaksi surat pernyataan itu, dan tdk dimanfaatkan untuk tujuan lain oleh pihak-pihak, yang tidak bertanggungjawab, maka Pemerintah menginstruksika untuk tidak diperlakukan surat pernyataan tersebut.

Bagi warga yang tetap berkeras untuk tidak dipusatkan kembali pada pos penampungan yang disiapkan pemerintah, dimohon agar, Tim melakukan Advokasi kembali dan mengingatkan kepada Pemilik Rumah Penampungan agar proaktif dalam upaya bersama penanganan warga pengungsi, dengan memberi perhatian lebih kepada warga, terutama berkoordinasi dengan Posko untuk pemenuhan kebutuhan warga tersebut ujar, sekda.
Tapobali meminta agar, Terhadap warga yang termasuk dalam kelompok rentan, dimaksimalkan agar bisa dipusatkan ke Pos penampungan yang disiapkan pemerintah karena kesiapan fasilitas dasar, pemenuhan logistik dan pelayanan kesehatan mereka harus dilaksanakan seccar maksimal oleh Komando Tanggap Darurat.(MST)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *