Sekda Lembata, Ini Situasi Bencana, Jangan menggiring Opini Miring di, Masyarakat

Sekda Lembata, Ini Situasi Bencana, Jangan menggiring Opini Miring di, Masyarakat

Mediasurya.com,Lewoleba- Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali kepada awak media dalam jumpa pers (3/12/2020) di media centre kantor PUPRP mengatakan, terkait adanya pemberitaan yang seolah-olah, Pemerintah menolak menangani pengungsi mandiri yang berada dirumah-rumah warga, adalah pilihan diksi yang menggiring opini publik menjadi tidak produktif.

Kami mendapat arahan dari bupati Lembata bahwa, pengungsi harus dilayani dan dipenuhi kebutuhannya kemudian, jika ada yang kurang silahkan identifikasi dan lakukan distribusi logistik.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/05/pengungsi-erupsi-gunung-ile-lewotolok-jalani-rapid-test-massal/

kejadian pada hari pertama begitu warga dievakuasi terpusat di halaman kantor bupati lama, malah ada keluarga yang datang dan menjemput untuk ditampung di rumahnya sendiri, itu boleh saja namun ketika itu, bupati meminta agar didatakan terlebih dahulu dan jangan dibawah serta merta agar, pemerintah mengetahui berapa jumlah pengungsi yang, ditampung d rumah warga terang sekda.

Lebih jauh Tapobali mengatakan, atas kejadian itu, bupati Sunur langsung melakukan rapat internal. Dan saat itu beliau (bupati ) menyampaikan kepada kami agar, semua pengungsi harus terdata dengan baik untuk, memudahkan koordinasi dan kebutuhan mereka dalam pendistribusian logistik.

https://www.mediasurya.com/2020/12/04/partai-demokrat-lembata-bantu-pengungsi-erupsi-gunung-ile-lewotolok/

Secara hirarki melalui kelurahan dan RT/RW kami lakukan koordinasi terhadap pengungsi mandiri yang belum terdata atau yang, mau mendatangi posko utama untuk mendata diri dan identitasnya.

Tapobali mengkisahkan, ketika di kelurahan lewoleba timur, ada informasi yang di tanggap bahwa ada yang mengatakan, tidak lagi percaya dengan pemerintah untuk mengurusi situasi bencana ini karena, pengungsi tidak dilayani dengan baik, dan ada kebutuhan yang tidak terpenuhi. Ketika itu Sekda mengatakan bahwa langsung di klarifikasi bahwa mungkin ada warga pengungsi belum terlayani secara baik karena, di hari pertama bencana dan evakuasi, pemerintah telah berupaya maksimal tapi tentu ada kekurangan yang harus dibenahi hingga saat ini, pemerintah terus mengevaluasi dan pembenahan agar semua pengungsi bisa mendapatkan pelayanan yang baik, dan pemenuhan kebutuhan secara layak.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/12/04/taati-protokol-kesehatan-sman-i-larantuka-selenggarakan-ujian-semester-secara-online/

Secara hirarki kita sudah perintahkan lurah melakukan pendataan terhadap para pengungsi yang berada di rumah warga melalui RT dan RW. Dan kami terus lakukan pembenahan agar pengungsi yang belum tercover dalam data bisa masuk dan mendapatkan perhatian dan pemenuhan kebutuhan secara layak.

“Ini situasi bencana berilah informasi yang kemudian tidak membuat para pengungsi semakin resah. Pemerintah bukan tidak bisa di kritik tapi sampaikan secara santun dengan beretika. Kami tentu tidak akan menyusahkan masyarakat.” Ujar Tapobali.

Paskalis kepada awak media mengatakan, logistik kita saat ini sudah sangat cukup. Jika kemudian ada warga pengungsi yang belum dapat bantua itu bukan berarti pemerintah tidak memfasilitasi secara baik namun, karena data pengungsi tersebut belum terekam.

Penulis ; Roy. Editor ; steny

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *