Ajak Ibu-Ibu Pengungsi Menenun, Cara Forum PRB Lembata, Lakukan Pemulihan Psikologis.

Ajak Ibu-Ibu Pengungsi Menenun, Cara Forum PRB Lembata, Lakukan Pemulihan Psikologis.

Mediasurya.com,Lewoleba- Bencana erupsi gunung Ile Lewotolok belum usai, pemda Lembata kembali memperpanjang masa darurat bencana sebagai upaya menjaga keselamatan warga ile ape dan Ile ape timur dari bahaya bencana. Dan tentu trauma masyarakat akan bencana tidak mudah hilang karenanya, forum pengungsi resiko bencana (PRB) menginisiatif membagi benang tenun kepada para ibu untuk di pintal dan kemudian di tenun.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/16/dinas-pertanian-dan-ketahanan-pangan-lembata-bantu-tanam-di-kebun-masyarakat-terdampak-erupsi-ile-lewotolok/

Pola Pemulihan Psikologis (Trauma Healing), yang ditawarkan Forum PRB Lembata dengan menDistribusikan 3020 Benang kepada Ibu-Ibu Pengungsi (19/12/2020) merupkan salh satu langkah nyata dalam pemulihan trauma akan bencana yang dialami masyarkat.

Relawan Forum PRB Lembata berkeliling mendistribusikan sebanyak 11 warna benang bagi ibu-ibu di 19 posko pengungsian yang disiapkan pemerintah. Dari total 3020 pica benang, setiap posko mendapat masing-masing 90-100 gulung benang. Benang-benang ini selanjutnya akan digulung menjadi bola-bola benang sebagai bahan dasar untuk kegiatan menenun kain sarung.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/03/tni-ad-bantu-penanganan-kesehatan-warga-pengungsi-erupsi-ile-lewotolok-juga-bangun-dapur-umum-dan-mck/

Kepala Divisi Humas dan Publikasi FPRB Lembata, Benki Assan mengatakan, ada dua target yang mau dicapai dari distribusi benang ini.


” Dukungan ini menargetkan adanya pemulihan trauma bagi para pengungsi. Maksudnya, supaya ibu-ibu ini punya aktivitas tambahan selama masih berada di posko-posko. Selain itu, langkah ini juga diharapkan bisa membantu mereka dari sisi ekonomi. Dari identifikasi forum, menenun adalah salah satu kegiatan yang dilakukan hampir semua ibu, sebagai kegiatan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Paling tidak, saat kembali ke kampung nanti, mereka sudah punya bahan dasar untuk menenun. ” papar Benki Assan.

BCA juga ;https://www.mediasurya.com/2020/12/06/kader-demokrat-lembata-bagi-kayu-bakar-ke-rumah-warga-yang-tampung-pengungsi/

Lebih lanjut, Benki Assan mengapresiasi poltekes kupang dan Forum PRB NTT yang sudah memberikan dukungan lain yang mengarah ke pemulihan trauma dan peningkatan ekonomi.


” FPRB Lembata sangat mengapresiasi dukungan ini. Terima kasih untuk Poltekes Kupang dan Forum PRB NTT yang telah membantu. Kita juga harapkan bantuan sejenis, bisa digalakan lagi, karena sekaligus mulai membantu pemerintah pada fase pemulihan nanti, ” tambah Benki Assan.

Elisabeth Peni, salah satu warga di Posko Aula Kantor Camat Nubatukan mengaku senang dengan logistik benang yang bisa menambah kesibukannya.

Baca juga; https://www.mediasurya.com/2020/12/18/evaluasi-tanggap-darurat-gunung-ile-lewotolok-lembata-dari-distrubusi-logistik-penanganan-covid-19-dan-dbd/

” Kalau di kampung, saya biasa kerjakan ini. (gulung benang, red). Saya juga sudah minta anak saya yang ke kampung waktu kasih makan kambing, untuk bawa datang saya punya alat. Jadi saya senang ada benang ini. Saya bisa mulai gulung. Kalau saya mau tenun sarung untuk laki-laki, saya biasanya butuh sekitar 60 bola benang beberapa warna. ” ujar Mama Elisabeth Peni, warga Tokojaeng Desa Lamatokan.

Sementara itu, Mama Maria Dai, yang juga dari Lamatokan mengatakan, dari semua jenis warna benang yang diberikan, ada satu warna yang juga dibutuhkan yakni warna cokelat namun belum ada.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/04/taati-protokol-kesehatan-sman-i-larantuka-selenggarakan-ujian-semester-secara-online/


” Terima kasih banyak untuk ama mereka yang sudah bantu ini. Kalau ada lagi, kalau bisa minta juga yang warna coklat. Untuk kain sarung laki-laki(nowing, red) warna itu juga sangat dibutuhkan, ” ujar Mama Maria Dai.


Sementara itu, Aristo Adam Ngari, Sekretaris Korlap Posko Aula Kantor Camat Nubatukan mengatakan, pihaknya merasa sangat terbantu dengan dukungan ini.


” Kita sangat menghargai dukungan ini. Ini bisa bantu mama-mama ini supaya bisa banyak kesibukan. Supaya kalau tidak ada kegiatan lain, mereka tidak duduk-duduk murung. Dan ini mungkin sangat membantu setelah masa darurat ini berakhir. Mereka bisa tenun sarung dan jual. Bisa tambah penghasilan” jelas Aristo, usai menerima logistik dari Forum PRB Lembata.(Benki/MST)

Share

19 thoughts on “Ajak Ibu-Ibu Pengungsi Menenun, Cara Forum PRB Lembata, Lakukan Pemulihan Psikologis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *