Pemuda Di Lambunga Adonara, Di Temukan Gantung Diri.

Pemuda Di Lambunga Adonara, Di Temukan Gantung Diri.

Mediasurya.com,Adonara-Pemuda 18 tahun di desa Lamabunga kecamatan klubaholit Adonara Kabupaten Flotim ditemukan sudah tak bernyawa di kamar tidur dalam posisi gantung diri.

Baca juga ; Petani Ile Boleng, Adonara Apresiasi Program Ketahanan Pangan TNI

Entah apa yang melatari, Jumat tanggal 15 Januari 2021 hari yang meluluhlantahkan Fatima Benga Tupen sekeluarga pasalnya, cucu kesayangan yang tinggal bersamanya di Dusun kereta Desa Lamabunga kec Kelubagolit Kab Flotim ditemukan korban meninggal Dunia karena gantung Diri

Informasi yang dihimpun media ini korban KA, Laki-laki 18 Tahun.merupakan siswa kelas 1 SMA di Adonara, beragama Islam.
Alamat : Dusun Kereta Desa . Lambunga, Kec. Klubagolit, Kab. Flotim.

Baca juga ; Babinsa Koramil 1624-02 Adonara, Himbau Warga Yang Hendak Ke Pasar dan Pelabuhan Waiwerang Taati Protokol Kesehatan

Tiga orang saksi yang mengetahui kematian KA antara lain, Fatima Bengan Tupen. (Nenek korban) Perempuan, 67 Thn,Tani, Islam, Alamat Ds. Lambunga. Virgius Kia Hoda, Alamat Ds Lamabunga dan Herlina Hendrikus, Alamat Ds Lamabunga.

Dikisahkan awalnya pagi pukul 07.00 WITA, (15/1/2021) bertempat di rumah korban di Dusun Kereta Desa Lamabunga kec Kelubagolit kab Flotim, korban bersama Saksi 1 Fatima Bengan Tupen (nenek korban) duduk di dalam rumah, kemudian saksi 1 sempat menyuruh korban untuk pergi mengambil gerobak dirumah tetangga dengan maksud untuk, mengangkut buah kelapa, namun korban tidak mau, selanjutnya korban masuk ke dalam kamar. Tidak lama berselang, saksi 1 masuk kedalam kamar untuk melihat korban namun, pada saat saksi masuk di kamar, saksi melihat korban sudah tergantung dengan seutas tali nilon warnah hijau, karena panik, saksi 1 kemudian pergi mengambil parang dan langsung memotong tali tersebut hingga putus dan korban pun jatuh ke lantai.

Baca juga ; Ternak Babi Di Lembata, Terdata 443 Yang Mati Karena ASF

Kuat dugaan saat itu korban sudah tidak bernyawa lagi. Selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas Lambunga untuk di lakukan pemeriksaan medis namun, Keluarga menolak untuk dilakukan outopsi dan menerima semua ini sebgai Takdir.

Dari Hasil pemeriksaan medis, Tidak ada tanda kekerasan dimana korban meninggal karena diduga ada patahan disekitar batang tenggorokan disebabkan oleh karna ada gesekan tali saat korban tergantung.
Tanda lain, lidah menjulur keluar.

Pihak Kepolisian Dari Polsek Adonara, langsung mendatangi TKP, mengambil langkah-langkah seperti mencari tahu identitas korban, Membuat permohonan VER Mayat. Juga Membuat Berita Acara Penolakan dilakukan Outopsi.(bernad)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *