Pengusaha Hasil Bumi Lembata, Dukung Program Tol Laut Presiden RI

Pengusaha Hasil Bumi Lembata, Dukung Program Tol Laut Presiden RI

Mediasurya.com,Lewoleba- Upaya Negera mendekatkan pelayanan yang digebrak presiden RI Ir. Joko Widodo dengan Tol Laut mendapat dukungan dari warga Lembata. Hal ini dianggap sebagai angin segar meningkatkan ekonomi masyarakat dan memperbaiki harga barang menjadi lebih kompetitif.

Baca juga ; Pemda Lembata Akan Lakukan Penyegaran Di Tubuh Birokrasi Diawal Tahun.

Sejumlah pengusaha lokal yang bergerak di bidang komoditi hasil hutan merasa senang dengan hadirnya tol laut yang diharapkan akan mempermudah akses jual beli, dan persaingan harga yang menguntungkan petani.

Lorens Daton, salah satu pengusaha komoditi asal Lembata kepada media ini menyatakan, dukungannya kepada presiden RI karena program tol laut telah pacu geliat pemodal lokal yang selama ini, hampir dikuasai pemodal-pemodal besar yang memonopoli harga komoditi dan merugikan petani.

Baca juga ; Sekda Lembata,; ” Terkait Besaran Honor Bupati, Ditetapkan Sesuai Perpres 33 Tahun 2020″

“Kami berharap ada evaluasi pengawasan yang ketat dari kementrian perhubungan sehingga tidak ada kongkali Kong antara pihak-pihak yang selama ini menguasai petani” ujar Waton.

“Terimakasi kami kepada bapak presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo namun, kami orang desa ini minta agar jadwal pelayaran bisa pasti dan pelayanan kami tidak dibatasi”

Hal senada disampaikan Nimus Leuhapu yang juga merupakan pengusaha hasil bumi Lembata bahwa, dengan adanya tol laut hasil bumi Lembata sudah punya harga kendati demikian harus ada kepastian jadwal pelayaran.

Baca juga ; Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Lembata, Bantu Tanam di Kebun Masyarakat Terdampak Erupsi Ile Lewotolok.

“semoga pihak kementrian perhubungan bisa menertibkan pihak-pihak yang selama ini menguasai angkutan antar pulau sehingga harga barang antara daerah yang satu dengan yang lain di wilayah Indonesia bisa setara” ujar Leuhapu.

Nimus Leuhapu mengatakan dengan adanya Tol Laut ada banyak keuntungan yang di dapat masyarakat seperti, harga barang sembako tidak semahal dulu sebelum ada tol laut.

Baca juga ; Mengerikan, HIV-AIDS di Lembata

Komoditi Lembata bisa langsung dijual oleh petani ke pulau Jawa tempat perusahaan -perusaha besar berada dengan harga yang kompetitif. Dengan adanya tol laut tidak ada lagi penguasa tunggal atau monopoli harga baik sembako, bahan baku pembangunan maupun material non lokal lainnya.

Nimus berharap dukungan pemerintah daerah atas kehadiran tol laut dan perbaikan infrastruktur bisa memberi ruang bagi masyarakat Lembata bangkit dan memperbaiki diri menuju kesejahteraan bersama. (Steny)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *