Curah Hujan Tinggi, Jalan Masuk Obyek Wisata Pantai Deri Rusak Berat

Curah Hujan Tinggi, Jalan Masuk Obyek Wisata Pantai Deri Rusak Berat

Mediasurya.com,Adonara-Intensitas dan Curah Hujan beberapa waktu ini di pulau Adonara di duga sebagai salh satu pemicu rusaknya jalan masuk obyek wisata pantai deri.

Penjaga obyek wisata pantai Lagaloe Deri desa dua blolok kecamatan ileboleng kepada media iniengatakan, bahwa hujan dengan intensitas yang tinggi telah membawa serta lapisan atas jalan oleh banjir.

Baca juga ; Pemuda Di Lambunga Adonara, Di Temukan Gantung Diri.

Pantauan wartawan mediasurya.com,curah hujan sejak minggu 17 januari 2021 berlanjut Senin 18 janari 2021; sedikit terhenti siang hari pada selasa dan Rabu . Dua hari hujan dengan intensitas berkesinambungan ini mengakibatkan lorong masuk mulai dari Gapura Rusak parah. Lantai penutup tanah ini di cungkil banjir yang mengalir tanpa henti, dan hal ini menjadikan pemandangan obyek wisata baru kian prihatin .

Keterangan yang diperoleh di obyek wisata pantai Deri, menanyakan perihal kerusakan akibat hujan dengan banjir merusakan jalan masuk di Gapura ini; Penjaga Pantai mengatakan, “Saya sudah menyampaikan kondisi ini kepada Kepala Dinas Pariwisata, dan beliau menjawab nanti tanggal 26 januari 2021 baru saya ke situ “. Terang penjaga pantai penuh harap.

Terhadap kondisi Pantai Lagaloe . Di tambahkan lagi mengenai pemasangan penutup lopo pada bagian atas atap Lopo yang telah dibiarkan oleh kontraktor bahwa, Kontraktor pembuatan Lopo Semara Duran menjanjikan segera melakukan pemasangan tutupan atas atap Lopo; hingga berita ini reallis, tutupan atap lopo tetap terbiarkan hingga kini.

Penjaga Obyek wisata Pantai Deri, Marsel Demon Lama Lelang kepada mediasurya.com menyampaikan bahwa “Hujan Dua hari berturut turut dari hari minggu ke hari Senin itu memang menakutkan, karena seperti Alam ini sedang marah besar terhadap kita manusia di Bumi lamaholot ini, yang Rakus akan Proyek tapi enggan perhatikan Kualitasnya; itu coba pak wartawan kesana liat tutupan bagian atas atapnya masih belum di tutup sampai sekarang ini; ditambah dengan hujan terus terus begini maka semakin cepat rusak rangka kayu pada atapnya karena rembesan air dari bagian atapnya yang terbuka begitu ” penjaga Obyek wisata marsel sedikit kesal lewat ekspresi spontannya. (Bernad)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *