Kabupaten Lembata Siap Gelar, Pilkades Serentak.

Mediasurya.com,Lewoleba_ Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak terhadap 144 Desa yang tersebar di 9 Kecamatan akan berlangsung di Lembata. Meskipun proses pentahapan belum dimulai, namun sejumlah persiapan administrasi telah dilakukan dinas sosial PMD Lembata. Baca juga ; Lakukan Kunker Ke Dermaga Laut Lewoleba Dan Balai Pengujian Kendaraan, Ketua DPRD Lembata Janji Akan Sampaikan Masukan Ke Pemerintah
Kadis Sosial PMD Lembata, Drs. Aloysius Buto, menjelaskan saat ini sedang berproses evaluasi APBDes 2021.
“Sebelumnya kami sudah sampaikan surat edaran kepada Kepala Desa melalui Camat terhadap kegiatan-kegiatan yang perlu dianggarkan dalam APBDes 2021 termasuk pilkades serentak”.
“Kami juga sedang menyiapkan juknis bupati terhadap pentahapan pilkades yang akan dilakukan tahun ini”. Baca juga ; Pemda Lembata Kembali Memperpanjang Masa Tanggap Darurat Erupsi Gunung Ile Lewotolok
“Meskipun saat ini belum pemisahan OPD dimana masih dengan nomenklatur Dinsos PMD, namun hal-hal teknis tetap kita kaji dan siapkan. Jika cepat dilakukan (penyusunan juknis) maka pejabat baru yang akan laksanakan” ujarnya.
Mengantisipasi kendala anggaran pelaksanaan Pilkades serentak, disampaikannya sudah menugaskan staf untuk koordinasi dengan kabupaten tetangga yang pernah menggelar pilkades serentak.
“Tahun lalu saya sudah tugaskan staf ke Flores Timur dan mereka juga sempat ke Ende, karena 2 Kabupaten ini pernah lakukan pilkades serentak. Penugasan yang kami berikan untuk berkoordinasi terkait pembiayaan, mengingat kita di Lembata seluruh Desa akan gelar pilkades serentak tahun 2021. Hasil kunjungan disana diperoleh informasi ada sharing cost yang dilakukan Pemkab bersama Desa melalui alokasi dana desa (ADD)”. Baca juga ; Pembangunan 300 Rumah Korban Bencana Adonara, Wabup Flotim Agus Boli Letakan Batu Pertama
“Seperti di Flores Timur mereka sampaikan kotak suara yang berada di KPU dapat dipinjam, namun persoalan cost transportasi angkutnya besar (dari Desa ke KPU) sehingga disana diambil keputusan agar desa-desa berkreasi membuat kotak suara sendiri yang terjamin keamanannya”.
“Dari Pemkab nanti akan sharing cost terkait operasional pilkades dan honor keamanannya yang bersumber dari ADD”.
“Rencanya Desember baru pelantikan serentak kades terpilih. Paling tidak 3 bulan sebelum pelantikan sudah digelar pemungutan suara. Karena 144 Desa serentak gelar Pilkades, sehingga tidak menutup kemungkinan adanya gesekan-gesekan dimana sekarang saja sudah mulai terasa”.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *