Keluarga Korban Kasus Berdarah Di Wuluwata, Adonara Bertemu BKH Dan Ketua DPRD Flotim

Keluarga Korban Kasus Berdarah Di Wuluwata, Adonara Bertemu BKH Dan Ketua DPRD Flotim

Mediasurya.com, Larantuka- Keluarga Korban aksi berdarah di Wuluwata, Adonara setahun lalu bersama kuasa hukumya Matheus Mamun Sare, menemui Badan Kehormatan DPRD Flotim (22/3/2021) guna menyampaikan laporan terkait oknum anggota DPRD Flotim yang di duga memiliki peran dalam kasus pembunuhan yang kini memasuki babak baru di tingkat kasasi.

Baca juga ; Surati Presiden RI, Ir. H Joko Widodo, Keluarga Korban Tindak Pidana Pembunuhan di Wuluwata-Adonara Ingin Keadilan Di Tegakan.

Keluarga korban kepada Badan Kehormatan DPRD Flotim menyampaikan bahwa kasus berdrah di Sandosi tersebut merupakan pembunuhan berencana dan ada dugaan salah satu oknum anggota dPRd memiliki peran dalam kasus tersebut.

Agustinus Ara Kian Menyerahkan sejumlah alat bukti yang dikemas rapi setebal 10 halaman kepada Ketua DPRD Flores Timur. Robertus Rebon Kereta,Spd juga menggambarkan dugaan keterlibatan salah satu oknum anggota DPRD Flotim.

Hal senada ditimpali oleh Penasihat Hukum memperjelas apa yang disebut bukti awal yang kuat untuk patut diduga bahwa oknum anggota DPRD ini sejak awal terjadi Pembunuhan, telah berperan aktip mendatangi Rumah Adat Tuan Tanah bapak Beda Sara .

Agustinus Ara Kian mengulang kisah perjalanan keterlibatan Oknum Anggota DPRD kepada Ketua DPRD dengan mengulang kata kata dari oknum anggota DPRD ini dengan dibantu Penasihat Hukum mereka , menguraikan peristiwa dari awal bahwa ada dugaan oknum DPRD ini mendesak kapolsek Adonara untuk melakukan pemeriksaan dan menyampaikan Terlapor Markus Suban kia alias Suban untuk Wajib lapor walaupun, Belum ditetapkan sebagai Tersangka atas Laporan dari Pius Ola Teron atas Tindakan Penyerobotan batas kebun tetapi akhirnya polsek lakukan lidik terhadap Markus Suban kia.

Penulis ; Bernadus Naragere

Share

3 thoughts on “Keluarga Korban Kasus Berdarah Di Wuluwata, Adonara Bertemu BKH Dan Ketua DPRD Flotim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *