Menkominfo Johnni Plate, Beri Sumbangan Peralatan Komunikasi Dan Bantuan Dana Sebesar Rp. 250 Juta

Menkominfo Johnni Plate, Beri Sumbangan Peralatan Komunikasi Dan Bantuan Dana Sebesar Rp. 250 Juta

Mediasurya.com, LEWOLEBA – Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnni G Plate berkunjung ke Lembata 12/4/2021 untuk melihat langsung para pengungsi korban bencana banjir bandang di Ile Ape dan Ile Ape Timur, juga untuk memastikan perbaikan sejumlah BTS yang down dan rusak dilanda banjir bandang dan angin kencang.

Baca juga : Polres Lembata, Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang Ile Ape

Dalam kunjungan Menkominfo Johnni Plate itu, ia didampingi Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langodai, dan jajaran Forkopimda di antaranya Ketua DPRD Lembata Petrus Gero, Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen, dan Kepala Kejaksaan Negeri Lembata Ridwan Angsar.
Dalam kunjungannya ini, Menkominfo Johnni Plate juga memberikan sumbangan peralatan komunikasi dan bantuan dana sebesar Rp250 juta.
Menkominfo Johnni Plate mengatakan, yang rusa bukan hanya BTS namun, ada 147 akses internet down dari total 1.433 akses internet (di NTT) yang dibangun Bhakti Kominfo.

Baca juga ; AHY FOUNDATION SALURKAN BANTUAN BAGI PENGUNGSI BANJIR BANDANG DI LEMBATA

Kepada awak media di posko pengungsi kantor Lurah Selandoro, Menkominfo Johnni Plate mengatakan bahwa, pada peristiwa bencana banjir bandang dan angin kencang yang baru lalu, telah menyebabkan sebanyak 480 BTS dari total keseluruhan 2.700-an BTS yang ada di Lembata mengalami kerusakan. Dari 450 BTS itu, enam di antaranya dibangun oleh Bhakti Kominfo dan selebihnya milik operator selular lainnya.

Bantuan peralatan komunikasi, kata Johnni Plate, merupakan bantuan Kemenkominfo. Sedangkan bantuan dana sebesar Rp200 juta yang diberikan untuk membantu para pengungsi merupakan bantuan dari keluarga.

“Saya karena anak tanah dari NTT yang dipercaya untuk tugas negara oleh Presiden sebagai menteri, sebagai keluarga akan berikan bantuan melalui bupati untuk diberikan kepada masyarakat korban,” katanya.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *