Kodim 1624/Flotim Siapkan Dapur lapangan 1×24 Jam Kepada Warga Bencana Banjir Bandang.

Kodim 1624/Flotim Siapkan Dapur lapangan 1×24 Jam Kepada Warga Bencana Banjir Bandang.

Mediasurya.com, ADONARA – Dampak badai seroja yang melanda sebagian wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memantik kepedulian personil TNI dari Kodim 1624/Flotim. Bertempat di posko pengunsian di kantor camat Ile Ape, para anggotra TNI melaksanakan kegiatan bantuan dapur umum selama 24 jam bagi masyarakat Kecamatan Ile Ape. Pada Minggu, (11/04/2021).

Baca juga : Benarkah Ada Misteri, Di Banjir Bandang Lamanele Adonara?

Bantuan ini berlangsung selama warga pengunsian belum dikembalikan ke rumah masing masing, kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan Kodim 1624/Flotim untuk meringankan sementara beban masyarakat yang terkena bencana disekitar Kecamatan Ile Ape. Kodim 1624/Flotim sebagai koordinator pendistribuan bantuan yang selanjutnya diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dan kami siap membantu kesulitan rakyat dimana pun dalam kondisi sesulit apapun kami siap membantu.
Pemerintah daerah nampak ikut serta dalam kegiatan ini selain personil Kodim 1624/Flotim, juga perangkat desa dan masyarakat yang berjumlah sekitar 100 orang bahu membahu untuk melancarkan bantuan.

Mereka mendistribusikan bantuan makanan dari Posko Dapur Umum kepada masyarakat sekitar yang terdampak bencana badai.
Sementara itu Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P menyampaikan simpatinya kepada warga korban banjir atas apresiasinya juga buat TNI khususnya Kodim 1624/Flotim, karena selama membantu penanganan korban bencana alam.



“Sebenarnya masakan TNI sama saja dengan masakan warga, hanya saja dengan senang hati, ikhlas jadi itulah adanya. Apalagi saat evakuasi dan pengiriman bantuan mudah dilaksanakan,” kata dia.

Dia juga menambahkan, dengan berjalannya waktu petugas dapur lapangan dari TNI penanggulangan bencana sudah berakhir, namun bukan berarti TNI tidak membantu, tetap membantu saat ini petugas dapur lapangan dari prajurit masih berada di Lembata dan suatu saat jika diperlukan prajurit sudah siap.


Kegiatan yang di lakukan ini akan di lanjutkan selama Masyarakat masi di posko pengunsian yang benar-benar terisolir dan membutuhkan bantuan secara cepat dan tepat untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat korban bencana badai Soraja dan memelihara senergritas TNI dan Maylsyarakat.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *