Paulus Lembata, Direktur PT.Global Lembata KSO Proyek Jalan APBN Lembata, : ” Kami Gunakan BBM Industri”

Paulus Lembata, Direktur PT.Global Lembata KSO Proyek Jalan APBN Lembata, : ” Kami Gunakan BBM Industri”

Mediaaurya.com, Lewoleba- Paulus Lembata Direktur PT. Global Lembata KSO Proyek jalan APBN sepanjang 26 kilometer dari waijarang hingga Balauring kepada media ini mengaku bahwa sepanjang pelaksanaan proyek yang saat ini sedang berjalan pihaknya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) industri.

Baca juga : Ricuh Di Sidang DPRD Lembata, Frans Gewura ; “Ribut Hari Pertama dan Hari Kedua itu Beda, Terkesan Ada Setingan”

Hui demikian sang direktur akrab disapa kepada media ini (24/4/2021) melalui sambungan seluler mengatakan pihaknya gunakan minyak industri kadang juga dexlite dalam pelaksanan kegiatan proyek. Dan kebutuhan disesuaikan dengan pengunaan alat.

Satu hari kita pakai beberapa drom karena untuk dumtruck kita batasi 20liter sementara alat berat kalau kerja maksimal tentu butuh banyak jadi tergantung penggunaan alat di lapangan.

Kita beli di SPBU Waijarang juga tidak banyak kadang 6 ton kadang 10 ton ujar Hui.

Baca juga : Sekda Tapobali Bantah, Pemda Lembata Hadang Rombongan JPIC SVD Yang Bawa Bantuan Bagi Korban Banjir Ile Ape.

Dijelaskan Direktur Global Lembata bahwa, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan pekerjaan sepanjang 26 kilo meter dengan berbagi macam item pekerjaan. Diantaranya pekerjaan minor, acwc yakni pelapisan aspal jalan di waijarang dan jalan dalam kota Lewoleba kurang lebih satu kilometer yang telah aus.

Namun demikian Pelaksanaan kontrak pengadaan barang/jasa khususnya pekerjaan fisik sering kali mengalami pekerjaan tambah/kurang. Hal tersebut timbul bisa dikarenakan adanya keperluan perubahan spesifikasi teknis pekerjaan yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, atau yang biasa dinamakan dinamakan CCO (Contract Change Order).

“saat ini ada sebagian pekerjaan yang belum dilakukan karena masih menunggu contract change order (cco) untuk menghitung panjang pekerjaan yang telah dikerjakan apakah sudah sesuai volume, masih kurang atau lebih.

Baca juga ; Sambangi Pengungsi, Imo Wulakada Kader Demokrat Lembata, Donasikan Alat Tulis dan Pakaian Layak Pakai

Sementara pekerjaan lain yang sedang dilaksankan adalah rekon satu dari desa Lewolein kecamatan Lebatukan ke atas dan Rekon dua di Baleuring kecamatan Omesuri. Memang kami sudah lakukan pelebaran jalan dan penimbunan sejumlah ruas tetapi banjir kemarin juga membuka beberapa aliran baru sehingga kita akan buat tangkapan air lagi berupa deker agar dimusim penghujan mendatang air akan mengalir pada jalur yang telah kita buat.

Selain banjir membuka aliran baru, ada beberapa titik yang mengalami longsor, syukurnya jalan sudah kita buat lebar dari lima meter menjadi 13 meter sehingga masih memungkinkan untuk dilalui kendaraan.

Jalan ini kalau sesuai kontrak 26 kilometer dengan masa penyelesaian 18 bulan tetapi banyak ruas jalan yang terkena banjir sehingga akan dilakukan perhitungan ulang dan untuk talut yang rusak akan kami kerjakan kembali ungkap Hui.

Terhadap proyek ini kami PT.globat Lembata sebagai KSO (kerjasama operasional) dari pt.navili multi konstruksi.jelas Paulus Lembata.(mst)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *