Pembangunan 300 Rumah Korban Bencana Adonara, Wabup Flotim Agus Boli Letakan Batu Pertama

Pembangunan 300 Rumah Korban Bencana Adonara, Wabup Flotim Agus Boli Letakan Batu Pertama

Mediasurya.com, Adonara – Hari Jumad 30 April 2021 Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli,SH.MH meletakan batu pertama tanda mulai di bangunnya 300 unit rumah untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di pulau Adonara kabupaten Flores Timur pada tanggal 4 april 2021 lalu.

Baca juga : MONITORING IRJEN KEMENSOS KE POSKO TERPADU DI WILAYA ADONARA

Wabup Agus Boli merincikan total 300 unit rumah untuk korban bencana Adonara ini yakni 50 Unit Rumah di relokasi Desa Oyangbaran kecamatan Wotanulumado,200 unit rumah di desa Waiburak dan kelurahan Waiwerang kecamatan Adonara Timur dan 50 rumah di desa Nelelamadike kecamatan Ileboleng.
Rumah dengan tipe 36(6×6 M) dan luas halaman perkapling 9×12 M2 serta ada juga fasilitas umum seperti sarana olahraga,sekolah PAUD,Posyandu dll.

Halaman rumah yang lumayan luas biasa di pakai untuk pengebangan rumah dan kegiatan home industri lain untuk kepentingan ekonomi keluarga.

Pengerjakan 300 unit rumah ini di kerjakan PT Adi Karya dengan masa waktu kerja 5 bulan.Karena itu praktis sebelum pesta Natal tahun ini rumah-rumah sudah bisa di tempati masyarakat.

Wabup Agus Boli bahkan dengan tegas langsung menanyakan kepada direktur PT Adi Karya apakah sanggup bekerja sesuai rencana dan tepat waktu langsung di jawab “siap tepat waktu” oleh Direktur PT.Adi Karya dan di sambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Baca juga ; Herryanto Wijaya, S.H.,M.Kn, Serahkan Donasi Dari Ikatan Notaris Indonesia Kepada Korban Bencana Lembata.

Wabup di hadapan kepala Satgas Bencana NTT dan Direktur Rumah susun dan staf kemen PUPR Widiarto menyatakan, akan mengawasi secara langsung proses pengerjaan, agar tepat waktu dan sesuai teknis perencanaan.

Kesempatan itu juga Wakil Bupati mengatakan pemerintah terus mengerjakan tahapan tanggap darurat bencana,rehabilitasi dan rekontruksi dengan sebaik-sebaiknya walaupun masih ada kekurangan sana sini yang terus di benahi dan syukur hasilnya membaik.

Memang yang namanya bencana pasti penanggulanggannya selalu saja ada kendala dan akan di kerjakan dan terus di perbaiki karena yang namanya bencana tidak pernah di rencanakan apalagi bencana badai Seroja ini kan Anomali iklim baru di Indonesia dan masa terjadinya pun di luar siklus normal bencana biasa di Indonesia yakni bulan Januari sampai dengan Maret tiap tahunnya.Marilah kita berdoa dan berharap bencana ini tidak datang lagi di tahun-tahun berikut.

Adapun lokasi baru relokasi pemukiman ini terletak di Dusun Kwuko Untuk Desa Oyangbaran,Desa Saosina untuk Desa Waiburak dan keluarahan Waiwerang serta Dusun Koliwolo untuk desa Nelelamadike.Status tanah tidak ada masalah hukum dan siap di sertifikasi oleh BPN nanti.Kita jamin itu agar warga masyarakat tinggal dengan aman dan nyaman.
Selain warga Masyarakat,undangan yang hadir adalah Kepala Satgas Bencana NTT dan NTB,staf kementrian PUPR,Direktur Rumah susun,Kepala Balai,kadis Perumahan Flores Timur,Camat wotanulumado,kepala Desa Oyangbaran Nelelamdike,Waiwerang,Waiburak serta undangan lainnya.

Wabup Agus Boli di akhir sambutan langsung meletakan secara simbolis batu pertama pembangunan 300 unit rumah korban bencana Adonara dengan mengucapkan terdahulu mantra adat budaya Lamaholot “Oh ama Tuhan rerawulan,ina guna tanah ekan nene bapa ile woka,goe pemerintah leta dike apo sare-sare nein berkat lodo di uli uma lango pula lema kae ni,ti nuba murin naran baran urut angin ake kena we,geleten pelumut tobo dei mela sare nawa naen”.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *