PEMBAGIAN BST SUSULAN KEPADA MASYARAKAT WITIHAMA MASIH SISAKAN MASALAH

PEMBAGIAN BST SUSULAN KEPADA MASYARAKAT WITIHAMA MASIH SISAKAN MASALAH

Mediasurya.com, Witihama – Pembagian BST(Bantuan Sosial Tunai) (Sabtu,8 mei 2021) masih disahkan masalah pasalnya validasi data belum maksimal. Warga yang sebelumnya belum menerima dan ketika dilakukan validasi pun masih ada yang di coret dan namanya tidak tercantum sebagai penerima bst.

Baca juga ; Terkait BST Witihama, Aparat Desa Yang Malas Sebaiknya Mundur.

Pembagian yang dilakukan oleh Pegawai Pos wilaya Adonara Timur untuk Kecamatan Witihama merupakan penerima bst Susulan lantaran validasi data sebelumnya nama warga yang berhak menerima tidak muncul, karenanya hari ini dilakukan pembagian terhadap warga masarakat witihama untuk 16 desa yang kali lalu nama mereka tidak ada,urai Ama Kai perwakilan kecamatan dan sebagai Pendamping program BST untuk Kecamatan Witihama.

Disaksikan awak media ini, bagi warga masarakat yang mengantongi KTP elektronik dan namanya tercantum pada daftar penerima akan dibagikan BST sementara untuk penyandang disabilitas akan dibagikan secara langsung oleh petugas dari rumah ke rumah.

Informasi yang direkam media ini bahwa ada perpedaan pendapat dan miskomukasi antar pendamping dan juru bayar PT.pos dimana banyak nama penerima yang namanya dicoret dari daftar tanpa alasan yang jelas.

Media ini melalui sambungan seluler kepada juru bayar buat PT. pos mengklarifikasi kejadian di witihama soal BST, Ibu Lili mengatakan bahwa dirinya tidak berhak memberi klarifikasi, dan kepala pos maumere yang punya kewenangan menyampaikan informasi publik.

Baca juga ; Pembangunan 300 Rumah Korban Bencana Adonara, Wabup Flotim Agus Boli Letakan Batu Pertama

Deri desa Watoone misalnya ada tiga nama yang sebelumnya nama mereka tidak masuk dan dilkukan validasi dengan susulan tetapi baru dua warga yang menerima dan tinggal satu orang yang namanya tidak ada .

Berdasarkan informasih yang diperoleh media ditempat pembagian susulan di kantor camat witihama bahwa, jika memang disabilitas dengan warga jompo dapat kebagian BST ini maka seharusnya pihak juru bayar dari kantor pos waiwerang menyampaikan kepada kita sebagai aparat desa agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan warga terkait banyak nama yang tidak muncul sebelumnya tapi hari ini sebagiannya sudah ada nama, dan atas pergunjingan seperti inilah kita di desa tetap disalahkan, pada hal pihak juru bayarlah yang lalai dalam memberikan informasih ini kepada kita,ungkap Ama Kai .(bernard)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *