Dandim 1624/Flotim, Komsos Bersama Bapak Yasmin Peternakan Sapi.

Mediasurya.com, Lewoleba – Dalam rangka menjalin komunikasi yang baik antar TNI dan semua lapisan masyarakat, maka Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P Didampingi Danramil 1624-03/Lewoleba, Kapten Inf Horiyanto dan Perwira Penghubung, Mayor Chb Ihsan turut serta melaksanakan komsos dengan pengusaha ternak sapi di kandang sapi milik Bapak Yasmin di Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Pada Rabu (26/05/2021).

Baca juga ; Bentuk Kemanunggalan TNI , Babinsa Koramil 1624-01/Larantuka Panen Perdana Tanaman Sorgum.

Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P menjelaskan, “Adapun pembahasan dalam komsos dengan peternak sapi yakni Bapak Yasmin diantaranya memberikan motivasi terhadap peternak sapi dapatnya merawat sapi dengan benar dan sungguh supya mendapat hasil yang lebih optimal, dan memberikan pengarahan atau penerapan mulai dari pembuatan kandang sampsi dengan cara pengolahan pakan, mengutamakan kesehatan dalam kondisi covid 19 saat ini” ungkap Babinsa Pelda Jumadi saat menjelaskan apa-apa saja pembahasan dalam komsos hari ini.

Dandim Imanda, menuturkan Komsos itu dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan silaturrahmi dengan warga binaanya sehingga Dandim mengetahui setiap kesulitan warga.



Lanjut Dandim, Usaha ternak pembesaran sapi yang dirintis mulai dari tahun 2009 dengan luas bangunan kandang 14×10. Dengan mengandalkan air rebusan kedelai yang didapat dari limbah pembuatan tahu sapi sapi tersebut bisa tumbuh sehat dan gemuk, sebagai pakan sapi pada umumnya. Dandim sebagai seorang Komandan Wilayah Teritorial tentunya tidak boleh tebang pilih atau membatasi diri dalam bergaul dengan masyarakat, namun harus bersikap sebaliknya karena, dituntut untuk bisa bergaul dengan siapa saja dalam rangka menggali informasi apa saja yang berguna untuk bisa dilaporkan kepada pimpinan. Katanya.



Saling bertukar informasi ini dapat dijadikan pengetahuan ini, pak Yasmin menuturkan ”Bahwa makanan sapi selalu menggunakan rumput gajah yang dia tanam sendiri sehingga tidak kesulitan pakan, dan biasanya sapi saya beli di pasar pada saat masih berumur 8 bulan. Dan proses penggemukan butuh waktu 6 bulan. Setelah itu sapi saya jual kembali dengan melihat kondisi sapi yang sudah gemuk sehingga harga sapi akan lebih tinggi”, tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda berpesan ” Agar selalu dijaga sapi sapi peliharaannya terutama malam hari supaya tidak dicuri orang dan giatkan ronda malam“, imbuhnya.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *