KEPALA DESA NELELAMADIKE PIUS PEDAN MELAI DAN RUMOR WARGA LAMANELE

Mediasurya.com,Adonara – Bertepatan dengan kehadiran kelompok muda mudi ‘Siap Weranggere’ kecamatan Witihama, melakukan Bakti sosial bersama dengan kelompok musik ‘Ama Kakku’ Helanlangowuyo (20/6/2021) dengan aksi pembersihan pekarangan Rumah warga terdampak badai seroja, Kepala Desa Nelelamadike Pius Pedan Melai menjelaskan berbagai Rumor yang beredar selama ini adalah hanya untuk menjatuhkan semata .

Baca juga ; Warga Lembata Diaspora Minta Gubernur NTT Batalkan ETMC 2021

Disela selah kegiatan bakti sosial ini, Pius Pedan terus melakukan monitoring pekerjaan relokasi yang dikerjakan oleh PT.Anita Karya yang akan membangun Sarana Umum dan karena itu, diminta kepada pemerintah Desa melakukan pendekatan dan negosiasi terhadap pemilik lahan .

Upaya pemerintah Desa Nelelamadike dengan, terus membangun komunikasih terhadap warga desa. Lantaran kesibukannya menyambangi warganya kepala Desa Pius Pedan Melai tidak berkeberatan menjawab pertanyaan mediasurya atas rumor beredar luas .

Baca juga ; Covid 19 Ancam Gagalkan Penyelenggaraan Eltari Memorial Cup.

“Pernyataan miring warga masyarakat Lamanele ini berdasarkan apa yang disimpulkannya sendiri dan tidak pernah melakukan konfirmasih kepada saya sebagai kepala desa dan saya malah menguraikan segala pernyataan mereka yang mengarah kepada faktor like and dislike terhadap apa yang saya lakukan ini”,urai pius pedan. Menjawab pertanyaan warga bahwa semua bantuan kenapa kok dibiarkan menumpuk, pius pedan.

“Memang harus menumpuk karena sumbangan hingga kini masih berdatangan, sedangkan pendistribusiannya sesuai targer bahwa dari sekian warga 150an yang harus diperhatikan ini tidak pernah terabaikan dan sudah terukur, mulai dari makan per orang dalam sehari hingga sebulan itu sudah diatur pendistribusiannya untuk sebulan; dan dari 150 warga itu akan menjadi tanggung jawab Pemerintahan Desa Nelelamadike, hingga kepada biaya untuk Tempat Hunian Sementara yang akan disalurkan per KK via transfer di nomor rekening BRl inipun akan diberikan mulai bulan mei,juni,july 2021 ini”,terangnya.

Pendistribusian Sembako dengan stok yang ada ini akan siap dilakukan hingga November 2021 terhadap warga saya 150an Kepala Keluarga ini, jadi jika dikatakan penimbunan sembako maka saya jawab Jika sembako tertimbun dan warga saya lapar maka itu saya yang salah tapi kenyataan tidak seperti itu kan tegas sang kades.penulis ; bernad naragere

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *