Penyidik Polres Lembata, Akan Lakukan Gelar Perkara Dan Membuat Kesimpulan Terkait Misteri Kematian Agustinus Tolok

Mediasurya.com, Lewoleba – Misteri Kematian Agustinus Leong Tolok Nopember 2020 lalu masih menyisahkan tandatanya, tentang penyebab kematian dan apakah ada pelaku dibalik kematian guru SMK Pertanian Atadei tersebut.

Baca juga ; Aliansi Rakyat Bersatu Lembata Ungkap 41 Kasus, Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Bersama DPRD Lembata

Emanuel Blida Wahon Kuasa hukum keluarga korbn kematian, bersama keluarga Almarhum Agustinus Tolok (30/6/2021) mendatangi polres Lembata guna meminta penjelasan penyidik terkait progres perkembangan penyidikan kasus kematian misterius tersebut.

Kepada media dihalaman polres Lembata usai menemui kasat Reskrim Polres Lembata menjelaskan, kami datang untukengetahui perkembangan penanganan kasus dugaan pembunuhan Agustinus Leong tolok di kalikasa kecamatan Atadei.
Kita mepertanyakan perkembngan penyelesaian kasus kematian tersebut karena terhitung sejak penemuan jenasah korban Nopember 2020 lalu sudah 7bulan penyidikan.

Wahon menjelaskan, Setelah dirinya berkonfirmasi dengan kasat Reskrim bahwa tangal 1 Juli mereka (pihak penyidik) akan gelar perkara dari situ penyidik akan membuat kesimpulan atas perkara misteri kematian agustinus Leong tolok di desa katakeja kalikasa.

Nades Wahon demikian pengeara muda ini sapa kedatangan dirinya bersama kedua kakak almarhum Bertepatan dengan hut polri ke 75 besok, karena itu kita mau agar memberi kado kepada polres lembta atas perkara yang sedang mereka tangani yakni kematian Leong tolok.
Masih menurut Wahon, Berdasarkan petunjuk saat lakukan gelar akan lakukan pemeriksaan saksi tambahan dan itu sudah dilakukan pemeriksaan saksi berinisial DU.

Kami berharap penuh kepada penyidik polres Lembata terkhusus Bapak Kapolres dan kasat Reskrim Lembata untuk memprioritaskan misteri kematian Agustinus Tolok ini, agar segera dituntaskan.

“Kami percaya penyidik polres akan membuka tabir gelap misteri kematian Agustinus Tolok ini, tetapi juga meminta agar bisa diselesaikan secepatnya agar kasus ini bisa terbuka terang benderang.” Ungkap Blida Wahon.
Sementra itu kakak almarhum Remi Tolok, berharap penuh kepada penyidik untuk bisa secepatnya membongkar misteri kasus ini.

Baca juga ; Kementerian ATR/BPN Apresiasi Peran Media Dalam Diseminasi Informasi Tata Ruang dan Pertanahan

Kami minta agar penyidik polres bisa lebih intens. Kami harap progres bisa lebih cepat dan kami keluarga berharap penuh kepada polres Lembata.

“Kami keluarga memina agar kasus ini seceptnya di rampungkan pihak penyidik polres. Hal ini kami minta karena Melihat kasus ini sejak Nopember hingga Juni sudah berjalan tujuh bulan, dan saat ini kami harap agar polres bongkar kasus ini agar kami bisa puas. Kami berpegang pada proses hukum yang ada”.tegas Remi Tolok.



Pada kesempatan tersebut jug Remi memberikan Gambaran terkait kematian adik bungsu tersebut. kami dari pihak keluarga juga belum bisa menduga-menduga tapi kami melihat kasus kematian adik kami ini tidak wajar. Kami minta agar seceptnya bisa dibongkar misteri kematian adik ini.

Remi mengatakan, Dia (Agustinus tolok) mati di belakang sekolah karenanya yang kami keluarga tahu adik kami ini meningal di sekolah. Setidaknya harapan kami keluarga agar kepala sekolah bisa juga memberikn kontribusi informasi bagi kami. Memamang saat penguburan pihak sekolah hadir hingga doa malam ketiga.

“Kami keluarga siap terima hasil dari proses hukum apapun hasilnya. Orang bertany-tanya tapi kita tetap kembali le polres Lembata dan kami tetap percaya. Kami juga merindukan Penyidik yang lebih tajam,lebih propissionl, jangan bertele-tele agar kasus kematian adik kami seceptnya bisa diselesaikan terang Remi.

Remi tolok diakhir keterangan kepada media menegaskan bahwa, Kami kelurga percaya sepenuhnya kepada polres Lembata dalam mengungkap tabir gelap dibalik misteri kematian adik kami, jika polres lembata terlalu lama atau membaut kami kurang puas maka, kami mingkin akan berpikir alternatif apa yang akan kami tempuh untuk membongkar semua ini tetapi demikian hingga saat ini, kami tetap percaya pada penyidik polres Lembata urai Remi Tolok.

Sementara itu Bas tolok salah satu kakak almarhum yang juga hadir Mapolres Lembata, menambahkan bahwa keinginan keluarga begitu kuat karena, dari visum awal dokter sudah katakan ada racun dalam tubuh korban Cuma yang visum ketika itu dokter umum jadi tidak bisa memberikn keterangan kecuali dokter forensik.

Baca juga ; Pendisiplinan Prokes Di Pelabuhan Larantuka Terus Dilakukan Babinsa Koramil Larantuka Bersama Polres Flotim

Bas juga menambahkan bahwa dari hasil uji lab juga sesuai dengan hasil visum bahwa ada racun dan ini bersesuaian dengan penyataan pertama dokter di kalikasa bahwa ada racun.

Kami kelurga jika semakin lama bisa ada pengburan-pengburan Krena saat ini secara kasat mata bisa terlihat ada indikasi-indiksi namun kami tetap percaya kepada pihak kepolisian yang miliki kewenangan ini bisa membongkar misteri kematian adik kami Agustinua tolok ini.

Share

One thought on “Penyidik Polres Lembata, Akan Lakukan Gelar Perkara Dan Membuat Kesimpulan Terkait Misteri Kematian Agustinus Tolok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *