MAUMERE DIVER COMMUNITY BERIKAN PELATIHAN 16 PENYELAM SEBAGAI AGEN WISATA SCUBA DI WILAYA FLORES TIMUR

Mediasurya.com,Larantuka; Dunia Pariwisata Flores Timur kini mulai mempersiapkan para Penyelam dengan Lisensi A 1 yaitu Open Water Scuba Diving, Lisensi A2 yaitu Advanced Scuba Diving serta Lisensi A3 yaitu Rescue Scuba Diving dengan instrukturnya dari Lisensi B 1, B2 dan B3. Baca juga ; Pendisiplinan Prokes Di Pelabuhan Larantuka Terus Dilakukan Babinsa Koramil Larantuka Bersama Polres Flotim

Kegiatan Pelatihan ini di laksanakan pada tanggal 27 – 31 Juli 2021 Di Larantuka, dengan Kegiatan Pelatihan Rescue Scuba Diving malam ini di Obyek Wisata Air Mekko Kecamatan Witihama .

Pelatihan para agen wisata air pada spot keindahan bawah laut ini, telah memperagakan kebolehan para penyelam sebelumnya di wilaya perairan Flores Timur, dan untuk menyempurnakan teknik pertolongan atau penyelamatan korban maka kedua lnstruktur ini harus menuju ke pasir timbul mekko dengan beragam keunikan pasir putih di tengah laut ini.

Menurut Yohanes Saleh yang akrab di sapa pak Hans ini bahwa Flores Timur sudah saatnya mempersiapkan para pemandu khususnya di bidang Scuba Diving agar wilaya keindahan bawah laut Flores ini dapat dinikmati oleh para Diver dari manca negara maupun para pengunjung domestik lndonesia .

Sementara lnstruktur Roy Legi dari Bali mengakui keunikan biota laut Flores ini harus di jaga dan dirawat dengan baik agar tidak terjadi pengrusakan terumbuh karang di dasar laut yang berakibat pada hancurnya biota laut yang luarbiasa unik ini .

Sebagai lnstruktur Roy Legi mengakui banyak titik spot keindahan bawah laut, hanya saja orang Flores Timur sendiri belum sempat menikmati sendiri lewat scuba diving ini . Scuba (self contained underwater breathing apparatus) atau perangkat pernapasan bawah air yang berdiri sendiri, sedangkan scuba diving adalah aktivitas menyelam yang dibantu oleh serangkaian alat bernapas.

Untuk itu bagi penyelam rescue ini sangat penting untuk masuk dalam komunitas para penyelam, urai Hans Saleh saat diwawancara usai makan malam di Kampung kreatip Pledo sebelum bertolak ke Mekko .(bernard nara)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *