Plt. Kadis PMD Lembata Mundur Dari Jabatan, Sebastian Edo ; “Sebagai ASN Paskalis Jangan Di Berikan Pedang Politik”

Mediasurya.com,Lewoleba_ Paskalis Satet atau yang akrab disapa Pace Punang Plt.kepala dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) dikenal sebagai pria cerdas yang memiliki kemampuan analisa juga koordinasi sebagai seorang leadir tetapi menjadi aneh bagi banyak kalangan usai ditegur wakil Bupati Lembata Dr.Thomas Ola Langoday dalam sebuah rapat, Pace mundur tinggalkan jabatan, ada apa? Baca juga ; Sekretaris Golkar Lembata Petrus Bala Wukak ; “Sekda Tidak Tahu Terimakasih, Petrus Atawolo Punya Prestasi Apa?”

Mundurnya Plt.Kadis PMD Lembata Paskalis Satet, memang menyita perhatian banyak kalangan. Ada berbagai penilaian dan diskusi paskah ditegur wakil Bupati. Apakah mundurnya PLT Kadis PMD Lembata karena tidak ingin ditegur pimpinan daerah atas kinerjanya? Ataukah ada pihak yang punya kepentingan dengan pemilihan kepala desa mempengaruhi langkah Paskalis Satet? Atau mungkinkah Plt.Kadis PMD memilih mundur dari jabatan karena tidak ingin jadi korban kepentingan-kepentingan tidak kelihatan? Namun demikian tidak sedikit pihak yang berharap agar langkah Paskalis Satet merupakan keputusan matang yang dihasilkan dari pertimbangan dan evaluasi diri.

Terhadap polemik ini, Ketua Demokrat Lembata Sebastian Edo Ikut angkat bicara . Kepada media ini ketua Demokrat Lembata mengatakan, soal pengunduran diri PLT kadis PMD, disuguguhkan ke publik seolah- olah masalah Plt Kadis PMD versus PLT Bupati, pertanyaannya Siapa yang mendorong supaya Plt.kadis PMD melakukannya ini? Harusnya Jika ingin melindungi PLT.Kadis PMD, bukan dengan cara memberikan pegang pedang politik karena dia staf dan ASN yang terikat degan regulasi ASN. Mestinya dorong sekda untuk menjelaskannya dan mengurai benang kusutnya. Bukan melayani wawancara media. Baca juga ; Wakil Bupati Lembata ; “Tidak Ada One Man Show Yang Bisa Selesaikan Masalah Sendiri”

Berikut wawancara media ini dengan ketua Demokrat Lembata ;

Ms ; Terkait polemik di media tentang pengunduran plt PMD Paskalis Setet sebagai reaksi tidak menerima atas teguran dr PLT BUPATI, bagaimana tanggapan Ketua Demokrat ?

K.PD Lembata ; Setelah membaca kronologi kejadian dari berbagai media, saya kira itu bukan masalah yang besar dan serius. Kenapa? Karena itu dilakukan dalam rapat resmi dan tentang tata kelola serta kewenangan birokrasi. Dan pernyataan PLT Bupati saya menilai sesuatu yang wajar dan relevan yakni memberikan awasan kepada seseorang kadis terhadap kewenangan yang diemban dan saya melihat secara implisit pesan itu juga kepada kepala desa siapapun bahwa tidak boleh menerima “intimidasi” juga termasuk “bersepakat/berkompromi” dan melanggar aturan. Saya kira valuenya itu.



Ms ; relevan dan bijakkah kah PLT Bupati menyampaikan awasan itu ?

K. PD Lembata ; Yah sangat relevan dan bijak. Jika bicara relevan dan bijak untuk soal ini minimal memiliki 3 hal “takaran” yang bisa diukur : Pertama “awasan” itu harus kepada orang/pejabat yang pas/benar. Kedua “awasan” itu harus untuk alasan yang pas/sesuai dan yang Ketiga “awasan” itu harus disampaikan pada momen yang pas pula.

Ketiga takaran yang diukur diatas, saya kira sesuailah, yakni awasan itu ditujukan kepada seorang kadis/plt kadis PMD (bukankah PMD mengurusi desa kan?). Awasan itu bukan kepada pribadi tetapi kewenangan jabatan yang diemban supaya sesuai regulasi.
Awasan itu harus untuk alasan yang pas/sesuai, aspek ini juga sama dan relevan yakni saat ini PMD sedang mempersiapkan pilkades serentak. Ini bukan kegiatan kecil tetapi sangat besar yakni 144 desa serta risikonya juga besar dan menyeluruh jika dalam pelaksanaannya tidak sesuai aturan.
Aspek yang ketiga, awasan itu harus dilakukan pada waktu/moment yang pas, saya kira sesuai juga yakni disampaikan pada saat pertemuan yang dihadiri kades dan pejabat lain yang terkait.

Baca juga ; Wakil Bupati Dr. Thomas Ola Langoday ; “Kontraktor Yang Kerja Jalan Dalam Kota Lewoleba, Harus Punya Rasa Memiliki Lembata”

# Dr.Thomas Ola ; “Lembata Butuh Tim Work Untuk Saling Suport”

# Kadis PUPR Lembata Alloy Muli Kedang.ST, ;”Penataan Jaringan Jalan Dalam Kota, Memperhatikan Kualitas Dan Keterhubungan Antar Wilayah”

Terkait sikap pengunduran diri Pak Paskali Setet dari jabatan Plt Kadis PMD karena tidak terima “awasan” dari PLT Bupati terkait tupoksi jabatan yang diemban, saya kira itu sesuatu yang lain lagi. Itu harus dilihat dari sisi regulasinya dan itu manajemen birokrasi yang harus dipatuhi semua orang. Saya kira yang lebih prudent membicarakan ini adalah Pak Sekda.

Ms ; Terkait polemik Plt PMD mendapatkan reaksi dari Sekretaris Golkar yang juga Anggota DPRD Lembata, gimana tanggapan ketua Demokrat ?

K.PD Lembata ; Oh…terkait komentar Pak Piter, saya mengikutinya melalui media juga dan saya kira wajar. Yang bicara ini kan politisi dan juga pimpinan partai pengusung. Saya melihatnya begini, kalau PLT Bupati memberikan awasan kepada stafnya (kadis) dan cukup keras tentang pelaksanaan tugas dan tupoksi jabatannya, maka DPRD dan atau pimpinan parpol harus melihatnya lebih luas dari itu, yakni melaksanakan pengawasan secara utuh bahwa awasan itu tidak sekedar di rapat itu saja tetapi harus dilaksanakan dan akuntabel (bisa dipertanggung jawabkan), maka secara hirarki Pak Piter telah meminta Sekda menjelaskan soal itu. Dan tentu Sekda menjelaskan basis regulasi.

Reformasi birokrasi sudah menjadi prioritas paket SUNDAY sejak awal dan bahkan penataannya sudah dilakukan sekian kali. Reformasi kan tidak sebatas mutasi, tetapi lebih dari itu yakni SPIRITNYA….seperti untuk kerja profesional, taat aturan, akuntabel dan loyal kepada sistem dan bukan kepada orang. Dan yang lebih penting lagi tidak boleh berpikir lebih besar dari sistem itu, sehingga kemudian saat ada pergeseran/mutasi tidak terganggu karena bergantung kepada seseorang saja tetapi siapapun bisa dan punya kapasitas dan tentu sesuai regulasi.

Nah komentar Pak Piter sebagai partai pengusung, relavan sekali sehingga jika PLT Bupati dan Sekda memberikan “awasan” untuk menghidupkan spirit profesional harus dilaksanakan dan secara akunbel. Terhadap sisa waktu yang ada atas kepemimpinan SUNDAY jika ada yang dikoreksi dan dilakukan partai pengusung sendiri justru itulah JIWA BESARNYA.

Terhadap semua Komentar sahabat saya Piter Bala Wukak saya memahami seperti itu. Jadi sangat positif.

Share

170 thoughts on “Plt. Kadis PMD Lembata Mundur Dari Jabatan, Sebastian Edo ; “Sebagai ASN Paskalis Jangan Di Berikan Pedang Politik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *