Dr. Thomas Ola Langoday SE.,M.si ; “Hentikan Teror, Provokasi, Konflik Kepentingan, Fanatisme Kelompok dan Jadikan Empat Pilar Kebangsaan dan Spirit Taan Tou, Membumikan semangat Nasionalisme”

Mediasurya.com,Lewoleba _ Memperingati hari kemerdekaan ke 76 Negara Kesatuan Republik Indonesia di kabupaten Lembata, wakil Bupati Lembata Dr Thomas Ola mengambil posisi sebagai pemimpin upacara paska meninggalnya Eliaser Yentji Sunur dalam jabatan sebagai Bupati. Baca juga ; Wakil Bupati Dr. Thomas Ola Langoday ; “Kontraktor Yang Kerja Jalan Dalam Kota Lewoleba, Harus Punya Rasa Memiliki Lembata”

Dalam pidato wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola, SE.,M.si, Selasa, 17/8/2021, di Halaman Kantor Bupati, Lewoleba secara tegas meminta. Agar Moment HUT RI ini, hendaknya Spirit Taan Tou (Jadi Satu) mewarnai semangat kebersamaan, gotong royong dan berjuang bersama memajukan Lembata lebih produktif demi kesejahteraan masyarakat Lembata. Hentikan teror, provokasi, konflk kepentingan, fanatisme kelompok dan jadikan Empat Pilar Kebangsaan dan Spirit Taan Tou membumikan semangat nasionalisme”.


“Kita masih diselimuti dengan suasana pandemi COVID-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir karenanya, meskipun kegembiraan kita tidak diisi dengan berbagai macam perlombaan, karnaval-karnaval, atraksi dan kreativitas anak bangsa lainnya namun, semua kita patut tetap bersyukur karena, masih diperkenankan untuk boleh hadir dalam upacara HUT ke 76 Proklmasi Kemerdekaan RI.


Momentum peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan yang kita rayakan setiap tahun harus tetap menjadi spirit nasionalisme yang terus-menerus membumikan Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika demi tegaknya panji Indonesia Raya. Fenomena fanatisme kelompok, penolakan terhadap kemajemukan, tindakan teror dan provokasi berlebihan yang sering terjadi, politik identitas yang mengental, termasuk upaya penggiringan ASN dan masyarakat umum lainnya ke dalam arena konflik kepentingan, semestinya disudahi untuk mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh – Lembata Produktif. Baca juga ; 126 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Lembata telah tersentuh program Pamsimas.

Karena itu pada moment ini, hendaknya juga dijadikan sebagai ajang pembelajaran dari spirit dan teladan para pendiri bangsa, para founding fathers Lembata yang telah mewariskan spirit TAAN TOU, spirit keutuhan dan kebersamaan, gotong-royong, gigih berjuang, ketangguhan, dan daya adaptasi yang telah teruji dalam menggapai cita-cita kemerdekaan serta upaya membangun kemandirian dalam menggapai kehidupan lebih baik, di tengah keterbukaan dan rintangan yang dihadapi. Semua ini menjadi modal bangsa dalam mengakselerasi kebangkitan untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh – Lembata Produktif. Baca juga ; Diduga Tidak Profesional, Pihak BRI Hilangkan Dokumen Milik Nasabah

Saya mengajak kita semua untuk saling memberikan dukungan dan berkontribusi dalam bekerja secara bersama-sama membangun dan memajukan leu auq-lewotana Lembata dalam spirit “TAAN TOU”. Dengan TAAN TOU kita mampu menerima perbedaan dalam bekerja, kita tidak saling berprasangka buruk terhadap sesama, tetapi akan saling menghargai dalam bekerja, tidak saling memfitnah, tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah terhasut pada gerakan-gerakan radikal dan terorisme, karena TAAN TOU merupakan kearifan kita. Oleh karena itu sudah saatnya masing-masing kita harus mengambil inisiatif dan peran, serta tanggung jawab sesuai profesi kita masing-masing. Di manapun kita berada, selalulah menjadi yang terbaik dan berikan yang terbaik dari yang bisa kita berikan. (Bagian Prokopim Setda Lembata)

Share

40 thoughts on “Dr. Thomas Ola Langoday SE.,M.si ; “Hentikan Teror, Provokasi, Konflik Kepentingan, Fanatisme Kelompok dan Jadikan Empat Pilar Kebangsaan dan Spirit Taan Tou, Membumikan semangat Nasionalisme”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *