Bantuan Sosial Tunai Realisasikan dua bulan Untuk 793 Penerima Di Kecamatan

Mediasurya.com,Witihama_Bantuan Sosial tunai bagi masyarakat kurang mampu kali ini sungguh membingungkan masyarakat penerima hal ini dialami masyarakat Adonara kecamatan witihama. Baca juga ; Dandim 1624/Flotim, Melaksanakan Peninjauan Vaksinasi Di Koramil 1624-02/Adonara.

BST sempat terhenti selama empat bulan sejak April 2021 dengan berbagai isu yang berkembang ditengah publik.

Ada yang mengatakan keuangan Negara sedang seret lantaran wabah Pandemi Covid 19 yang tak kunjung berakhir, ada informasih lain beredar bahwa lantaran Bencana Siklon Seroja yang menguras biaya dari Pusat ibu kota jakarta hingga BST di tiadakan.

demikian sekelumit bisik-bisik warga diantara kerumunan saat sedang antri menunggu giliran nama mereka dipanggil. Ada juga ingin bertanya tentang kenapa pada pembagian terakhir pada bulan April ada nama tapi kali ini nama mereka tidak muncul lagi , dan ada lagi daftar nama baru dimana suami dan istri yang tinggal serumah dapat pada hal mereka sebagai pengganti dalam Kartu Keluarga yang sama. Baca juga ; Serbuan Vaksinasi Di Koramil 1624-05/Solor, Ini Pesan Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda

Berbagai obrolan lepas warga ini memicu kekesalan masyarakat lain yang awalnya nama mereka ada namun kali ini tidak muncul lagi . Banyak pihak mempertanyakan soal daftar nama yang di duga kuat dicoret begitu saja oleh aparat Desa di masing masing Desa, sementara keterangan Aparat Desa juga sangat membingungkan warganya sendiri. Seperti disaksikan mediasurya.com hari Rabu, 18 Agustus 2021 di Halaman Kantor Camat Witihama.

Suasana sedikit memanas di saat giliran Desa Oringbele mulai dilakukan pembagian BST nya. Nama suami istri dari desa Oringbele inilah spontan memantik emosional warga lain yang namanya diduga ditiadakan tanpa alasan yang jelas . Suasana kisruh sempat terjadi dan tidak dapat dielakan oleh petugas Juru Bayar dari PT. Pos lndonesia, menyampaikan bahwa Dalam satu Keluarga Tidak dibenarkan dua orang yang menerima bantuan ini jadi kepada pihak Pemdes segera melakukan perbaikan daftar nama ini agar Tidak terulang lagi pada putaran berikutnya.

Pada saat bersamaan waktu salah seorang aparat Desa Oringbele yang biasa dipanggil dengan nama Swardin dengan nada Tenor menyampaikan bahwa Jangan mempersulit masyarakat jika memang dihadapan bapak sudah ada namanya dan serahkan saja kepada yang bersangkutan.

Swardin menandaskan sambil menghampiri meja bayar membuat kepanikan semua warga masyarakat yang sedang antri ini . Ada lagi suara suara miring tanpa nada dasar dari warga yang lainnya meneriaki bahwa Kenapa pada awalnya nama kami ada tapi hari ini nama kami tidak ada….? Lalu tanpa penjelasan terhadap kami ….? . baca juga ; DANDIM 1624/FLOTIM IKUTI UPACARA PERINGATAN DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE-76 SECARA VIRTUAL BERSAMA FORKOPIMDA FLOTIM.

Dalam situasi sedikit ribut ini pendamping BST tingkat Kecamatan Akbar Bapakai langsung menengarai terhadap warga dan juga kepada swardin untuk menjaga ketertiban dan dengan tenang menguraikan persoalan nama suami istri yang terdata masuk dalam daftar penerima BST yang adalah dari satu Kartu Keluarga yang mana nama suami istri ini adalah pengganti daftar nama sebelumnya yang sudah almarhum pada pebruari 2021 lalu. Penulis ; Bernadus naragere

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *