Warga Flotim Bertanya-Tanya Siapa Pemilik Dugaan Kelebihan BBM Yang di Angkut Kapal Naas Elang Laut Yang Tenggelam Di Perairan Waibalun?

Mediasurya.com,Larantuka_ Kapal Motor Elang laut bermuatan bahan bakar minyak dengan tujuan Solor tengelam diperairan waibalun kuat dugaan kapal tersebut tanpa dokumen dan melebihi kapasitas muatan. Baca juga ;Dihadapan Orangtua Calon Siswa Secaba PK TA. 2021,Dandim 1624/Flotim Tekankan Bahwa, Proses Rekrutmen TNI Tidak Dipungut Biaya Alias Gratis.

Dalam pristiwa naas tersebut nahkoda dan awak kapal elang laut selamat namun publik Flotim bertanya Siapa yang merugi dari perIstiwa naas tengelamanya kapal elang laut ini? Apakah mungkin ada pejabat di lingkup pemda Flotim berada di pusara kelebihan kapasitas BBM yang diangkut kapal elang laut? Semua kita tidak tahu pasti karenanya media ini terus menggali informasi. Jika kemudian benar dugaan ada oknum pejabat dibalik kelebihan kapasitas BBM, publik Flotim meminta Bupati Antonius Gege Hadjon tegas memberikan sanksi jika benar ada oknum pejabat di balik dugaan kelebihan muatan.

informasi yang didapat media ini menyebutkan bahwa kapal elang laut berkapasitas 3gt biasa beroperasi mengangkut BBM 2 ton untuk melayani wilayah Solor namun dihari naas 12 Agustus 2021 kuat dugaan kapal elang laut mengangkut BBM 6ton melebih kapasitas kapal.

Warga Flotim beetanya-tanya Siapa pemilik kelebihan bbm yang diangkut kapal elang laut? Apakah kelebihan bbm yang di angkut memiliki dokumen yang jelas? Kemana kelebihan BBM akan di distribusikan? Pertanyaan-pertanyaan publik flotim bukan tanpa alasan, pasalnya nahkoda dan awak kapal yang dipangil dinas perhubungan untuk memberikan klarifikasi dan laporan terkait kejadian tersebut hingga kini belum ke dinas perhubungan Flotim. Ada apa? Apakah ada pejabat yang membackup sehingga nahkoda dan awak kapal berani mengabaikan pangilan pemerintah daerah Flotim melalui dinas perhubungan?

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Flores Timur Zaiman Peten Sili yang dikonfirmasi awak media zonaline, Jumat 27 Agustus 2021 mengatakan, dirinya telah perintahkan agar nahkoda dan awak kapal elanh laut membawa dokumen kapal ke dinas perhubungan dan menghentikan operasi.

“saya sudah perintahkan kepada nahkoda via koordinator lapangan untuk hentikan Operasi dan menghadap ke kantor dengan membawa dokumen kapal, tetapi sampai saat ini belum menghadap, nanti saya koordinasikan lagi,”ungkap Peten Sili Plt. Kepala Dinas Perhubungan Flotim. Baca juga ; Cegah Penyebaran Covid 19, Kodim 1624/Flotim Gelar Kembali Vaksinasi Tahap Kedua

Lanjut Peten Sili, bahwa hingga kini laporan terkait Kapal itu berukuran berapa GT, dokumen kapal seperti apa, saya belum tahu saya masih minta dokumen kapal untuk dibawa ke kantor.

Demikian pun Kepala Syabandar Larantuka Usman Lauda Jumat 27 Agustus 2021,kepada media menjelaskan pihak Syahbandar tidak mengetahui tentang peristiwa tenggelamnya kapl pengangkut BBM tersebut.

“kaka, pelayaran itu tidak dalam pengawasan kami. itu bukan dari kami, karenanya kami tidak tau tentang tenggelam nya kapal itu,”Ungkap Lauda.

Lanjut Lauda, kalau itu berangkat dari Pelabuhan kami pasti tau.
Mereka itu berangkat bukan dari pelabuhan laut larantuka, nanti konfirmasi dengan Dinas Perhubungan Flotim saja kaka, karena mereka dari JTP Lamawalang.

Informasi yang direkam media ini bahwa Kapal Elang laut berukuran 3GT dan melayani wilayah daratan Solor berangkat dari pelabuhan Jeti lamawalang dengan mengankut 6ton BBM dan tenggelam di perairan wilayah Waibalun pada 12 Agustus 2021.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *