Camat Nubatukan Kunjungi Kelurahan, Lurah Lewoleba Tengah Siaga Kebersihan dan Brantas Stunting

Mediasurya.com,Lewoleba _ Camat Nubatukan Fransiskus Dangku melakukan kunjungan kerja ke tujuh kelurahan di dalam kota Lewoleba guna membicarakan hal-hal terkait tata kota dan upaya memberantas Stunting dikota Lewoleba sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sebagai cerminan kota dan sekaligus menjawabi langkah pimpinan daerah dalam menata wajah kota Lewoleba yang lebih merupakan citra pemerintah kabupaten Lembata. Baca juga ; Wakil Bupati Lembata Minta Semua OPD Sesuaikan Regulasi Dan Samakan Persepsi Tentang Penguatan Jaring Pengaman Sosial.

Fransiskus Dangku kepada media ini (2/9/2021) usai malakukan tatap muka bersama Lurah Lewoleba tengah Fransiska Tuto berserta jajaran dan masyarakat di aula kantor lurah Lewoleba tengah menjelaskan bahwa kunjungan yang dilakukan merupakan upaya memotivasi masyarakat melalui pemerintah tingkat bawah baik di kelurahan maupun RT/RW, kader posyandu,PKK, bersinergi bersama mengambil bagian dalam urusan kebersihan, pemberantasan Stunting dan kesadaran membayar pajak.

Masih menurut camat Nubatukan icon kota Lewoleba bahwa kebersihan adalah salah satu aspek yang mesti menjadi perhatian serius dan fokus dalam peningkatan kota. Saya kunjungi semua kelurahan dalam kota dengan misi mengajak seluruh komponen mendukung langkah Bupati Lembata untuk penataan kota kota.

Pak Bupati telah mencanangkan kecepatan menata kota dengan kebersihan yang paling pokok kemudian, memang saya selipkan ada dua hal yang juga menjadi persoalan di kota yaitu angka stanting yang tinggi dan tunggakan pajak bumi bangunan ujar Dangku. Baca juga ; 126 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Lembata telah tersentuh program Pamsimas #Plt. Bupati Lembata, Thomas Ola : ” Berlindunglah dibalik regulasi”

Lebih jauh dikatakan mantan camat Wulandoni ini bahwa dirinya mengunjungi 7 Kelurahan di kota Lewoleba dan membicarakan secara bersama pemerintah kelurahan dengan seluruh perangkat dan masyarakat karena bagi saya ini merupakan hal penting yang patut di tuntaskan baik kebersihan kota maupun meminimalisir angka Stunting.

Kedepan kami akan menggandeng instansi terkait misalkan, dinas kesehatan, koperasi dan disependa untuk bersama turun kelapangan guna memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya meningkatkan pendapatan daerah maupun menjaga pola hidup bersih dan mencegah Stunting. Ini sektor penting karena kalau pencapaian rendah tentu akan pengaruh terhadap Pembangunan daerah itu saya minta untuk mari bersama kita saling membantu untuk sukseskan.


Sementara itu Lurah Lewoleba tengah Fransiska Tuto kepada media ini menjelaskan bahwa,
banyak hal yang sudah di bicarakan tadi dengan, fokus utama terkait pengelolaan sampah kota. Baca juga ; Plt. Kadis PMD Lembata Mundur Dari Jabatan, Sebastian Edo ; “Sebagai ASN Paskalis Jangan Di Berikan Pedang Politik”

Fransiska mengatakan, selama ini lurah sebagai ujung tombak dan juga cerminan Kabupaten, dan kota Lewoleba tetapi kita belum banyak yang kita lakukan karena keterbatasan sumber daya kalau di Keluruhan Lewoleba tengah sendiri telah meluncurkan program pekan Bhakti Kelurahan dan sudah dijalankan.

Disinggung terkait kunjungan camat, Fransiska Tuto menjelaskan, rencana kami mulai pelan depan akan lakukan kunjungan ke setiap RT/RW untuk mendengarkan masukan warga terutama pencegahan penyakit yang disebabkan oleh sampah dengan demikian, mekanisme pengelolaan sampah maupun hal lainnya bisa dicarikan solusi. Baca juga ; Dukung Opini WTP BPN Lembata Akan Sertifikasi Aset Pemda Lembata
Lurah Lewoleba tengah juga menjelaskan bahwa data kk kurang mampu, penerima bantuan sudah diiventaris secara baik oleh staf di kelurahan dan kami juga akan ajukan usulan ke pemerintah tingkat atas setalah mendengar masukan dari masyarakat tutup Tuto.(mst/01)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *