Di Lamatokan Ile Ape, Koramil 1624/-03 Lewoleba, Kawal Ketat Pelaksanaan Tracing Penyebaran Covid 19

MediaSurya.com,Ileape_ Upaya tracing (penelusuran) dan testing (pengujian) dalam mendeteksi sebaran kasus Covid-19 di Desa Lamatokan, Kecamatan Ile Ape Timur terus dimaksimalkan secara sungguh-sungguh oleh jajaran Kodim 1624/Flotim berkerjasama dengan istansi terkait guna mencegah semakin meluasnya wabah Covid-19 di Kabupaten Lembata. Baca juga ; Plt. Bupati Lembata, Thomas Ola Kunjungi SMA Negeri I Nubatukan #Dukung Opini WTP BPN Lembata Akan Sertifikasi Aset Pemda Lembata
Anggota Koramil 1624-03/Lewoleba, Serda Aloysius Pea dan Serda Pratama Oktoviano, Serda Ricardo Abimanyu mengawal kegiatan tracing dan testing terhadap anggota keluarga yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid 19 di Desa Lamatokan, Kecamatan Ile Ape Timur yang dilaksanakan oleh tim survelant Puskesmas Lama’au. Pada Jumat (03/09/2021)

Danramil 1624-03/Lewoleba, Mayor Chb Ihsan. menjelaskan upaya penelusuran kontak erat (tracing) dan melakukan tes COVID-19 (testing), adalah salah satu upaya utama penanganan COVID-19. Pihaknya bersama petugas terkait akan memperketat penanganan kontak erat. Seluruh kontak erat dari kasus terkonfirmasi harus melaksanakan isolasi mandiri sampai hasil tes menyatakan negatif agar tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat sementara itu Penguatan testing akan diprioritaskan untuk mempercepat penemuan kasus suspek dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi.


Danramil berharap warga masyarakat mendukung upaya 3T ini dengan bersedia melakukannya dan stop stigma pada pasien COVID-19. Selain itu, terus disiplin 3M (Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin), dan bersedia untuk melaksanakan vaksinasi.

Lanjut Danramil, “Contact tracking sendiri merupakan salah satu cara untuk mengendalikan wabah yang tengah terjadi yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Contact tracking juga akan memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan agar virus ini tidak menyebar semakin luas. “Katanya.

Serda Aloysius yang sekaligus Babinsa setempat menyebut, pelaksanaan contact tracking ini karena ada salah satu warga Desa Lamatokan yang positif Covid-19. Dan saat ini sedang menjalani isolasi di RSUD Lewoleba.
“Harapannya dengan contact tracking ini, penyebaran virus dapat terkendali. Ini adalah konsep yang digunakan mendeteksi jumlah orang yang terinfeksi setelah melakukan kontak dekat dengan pasien atau orang yang positif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan selalu mendampingi tim medis Puskesmas yang ada di Kabupaten Lembata dalam melakukan contact tracking, agar pelaksanaannya berjalan dengan aman dan lancar. Baca juga ;Plt. Bupati Lembata, Thomas Ola Kunjungi SMA Negeri I Nubatukan #Salurkan Donasi Bagi Masyarakat Jembrana Bali, Partai Demokrat Tuai Pujian

“Penularan Covid-19 bisa melalui droplet, sehingga orang yang kontak dekat dengan pasien positif, lebih cenderung berpotensi tertular. Mereka nantinya juga dapat menularkan kepada orang lain. Oleh karenanya, dalam pelaksanaan tracking ini, pihak Koramil akan mengawalnya, sehingga dapat berjalan aman dan lancar,” tandas Aloysius Pea. (Pendim 1624/Flotim)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *