Plt.Bupati Lembata Ajak Imam Katolik Bantu Meluruskan Informasi Yang Menyesatkan Masyarakat.

Mediasurya.com,Lewoleba_ Dialog Pemda Lembata dan para pemimpin gereja katolik sedekenat Lembata keuskupan Larantuka di penginapan para para pastor rumah dekenat Lewoleba (8/9/2021) Dr. Thomas Ola meminta agar para imam bisa meluruskan informasi-informasi yang dapat menyesatkan masyarakat yang berkembang luas ditengah masyarakat seturut kecepatan media sosial dan teknologi hari ini. Baca juga ; SKK Migas Dan KKKS Jabanusra Bantu Warga Korban Bencana di Lembata
Dialog yang dipandu Romo Sinyo da Gomes, Deken Lembata, dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lembata Thomas Ola Langodai didampingi Asisten I Aloysius Buto, Kadis Kesehatan Mathias AK Beyeng, dan Plt Kadis Perumahan dan Permukiman Maria Goreti Meti.

Dalam dialog itu, Plt Bupati Lembata Thomas Ola Langodai mengajak para imam khususnya para pastor paroki di desa untuk menjadi filter. Jika ada berita-berita menyesatkan atau tidak benar (hoax) supaya diklarifikasi agar tidak menyebar. Sebab, jika berita bohong disebarkan terus-menerus, berita bohong tersebut akan menjadi kebenaran. Karena itu bersama kita bantu memutuskan mata rantai ini. Ujar Thomas Ola.


Dikatakannya, terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 144 desa, Langodai menegaskan bahwa otonomi asli desa ada di desa, demikian pun demokrasi asli ada di desa. Untuk itu, ia meminta para imam dan masyarakat jangan mengotori otonomi asli desa dan demokrasi asli desa dengan informasi yang menyesatkan.

Potensi konflik yang digambarkan, lanjutnya, bukan muncul dari apa yang ada di kampung. Akan tetapi, potensi konflik itu muncul dari luar, dan akan menjadi berita besar kalau di kampung tidak membaca secara baik dan langsung dishare di media sosial dan menjadi heboh. Baca juga ; UPBU Wunopito Lewoleba Gelar Baksos Sambut HARHUBNAS 2021

Menjawab pertanyaan dari Pastor Paroki Lerek Romo Pius terkait kepala sekolah, Langodai menjelaskan, banyak kepala sekolah yang masih Plt. Ada juga oknum guru yang belum memenuhi syarat menjadi kepala sekolah karena harus memenuhi syarat wajib dan syarat penting.

“Rupanya yang kemarin yang dipentingkan adalah syarat wajibnya saja. Harusnya kalau syarat wajib tidak bisa pakai syarat penting,” tegasnya. Baca juga ;Rayakan Puncak Acara HUT Partai Demokrat, DPC Lembata Berbagi Kasih Dengan Difabel Dan Anak Yatim

Dijelaskannya, Kepala BKD-PSDM sudah menjanjikan draf untuk dilihat guru yang memenuhi syarat menjadi kepsek. Kalau bukan syarat wajib, maka akan dilihat syarat pentingnya saja agar diangkat menjadi kepsek.

Selama ini, lanjutnya, pemerintah tidak memberi ruang bagi para guru mengikuti berbagai kegiatan, seperti lomba debat, karya tulis ilmiah, sehingga guru tidak mendapat sertifikat pendidik. Ia berharap, dengan regulasi yang ada pemerintah mencoba dudukan dan ke depan bisa diangkat kepsek definitif.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Maria Goreti Meti dalam penjelasannya menjawab pertanyaan Romo Noldi terkait pembangunan rumah instan sederhana sehat (Risha) untuk penyintas korban banjir bandang dan tanah longsor di Ile Ape, menjelaskan bahwa konstruksi rumah panel Risha menggunakan pabrikasi beton bertulang. Panel dipasang dengan baut dan mur untuk struktur tahan gempa. Baca juga ; Dukung Kegiatan BMKG, Pemda Lembata Bakal Bangun Jety Di Napasabok

“Rumah yang dibangun lengkap dengan PSU (prasarana umum), seperti jalan lingkungan, air bersih, listrik, dan pengolahan air limbah. Semua sudah lengkap dalam infrastruktur Risha,” katanya.

Dinas, lanjutnya, selalu melakukan pengawasan di lapangan dan selalu berkoordinasi dengan Adi Karya selaku pelaksana pembangunan Risha.

Selama proses pelaksanaan pekerjaan, kontraktor lokal juga minta untuk dilibatkan. Dalam koordinasi dengan Adi Karya, ia mengingatkan agar jika kontraktor lokal tak mampu menjamin kualitas pekerjaan jangan dipakai. Sehingga, ada pekerjaan yang di-sub-kan kepada kontraktor lokal juga pelibatan tenaga kerja lokal khusus pekerjaan sederhana seperti pemasangan tembok dan batu kali. Sedangkan konstruksi Risha harus tenaga terlatih dan tenaga mereka juga didatangkan dari Jawa dalam proses finishing. Baca juga ; Ketua Dekranasda Lembata Siap Lakukan Yang Terbaik Untuk MPIG # Terkait Kecelakaan Kapal Pengangkut BBM, Linda Mentero ; “Saya Tidak Tahu Dan Tidak Bertanggungjawab”

“Lebih banyak (libatkan) tenaga kerja lokal dan digunakan agar jangan jadi penonton dan ada rasa memiliki,” terang Meti.
Terkait prosedur finansial keuangan, lanjutnya, Adi Karya sebagai perusahaan BUMN tentunya dijamin mampu dan tak mungkin pailit dan selalu lancar dalam perputaran uang demi kelancaran pekerjaan

Share

One thought on “Plt.Bupati Lembata Ajak Imam Katolik Bantu Meluruskan Informasi Yang Menyesatkan Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *