SKK Migas Dan KKKS Jabanusra Bantu Warga Korban Bencana di Lembata

Mediasurya.com,Lewoleba_ Keprihatinan terhadap bencana Seroja yang melanda kabupaten Lembata beberapa waktu lalu, membuat banyak pihak mengambil bagian dalam misi kemanusiaan untuk turun lapangan membantu meringankan beban penderitaan warga dengan aksi sosial maupun tindakan-tindakan lain atas nama kemanusiaan. Baca juga ;Ketua DPRD Flotim Robertus Rebon Kreta,S.Pd “Kabag Ekonomi Harus Jujur Ke Masyarakat Flotim, Siapa Pemilik Kapal Pengangkut BBM”

Hal ini pulalah yang dilakukan oleh SKK migas dan KKKS Jawa Bali Nusra yang ikut ambil bagian dalam membantu warga Lembata yang tertimpa musibah.

Perwakilan SKK Migas dan KKKS Fransiskus Beyeng Senior legal counsel PT Pertamina EP Cepu dalam pertemuan bersama Pemda Lembata (12/9/2021) menyampaikan bahwa donasi yang diberikan sudah dilakukan beberapa waktu lalu, dimana ada 139 juta berupa uang yang ditransfer ke rekening Pemda. Juga berupa barang goody bag (150) satt dan isinya tidak di jelaskan secara rinci.

Fransiskus mengatakan, ketika mendengar berita adanya bencana di Lembata, SKK migas dan kontraktor kontrak kerjasama (KKKS Jaban Nusa) berkomitmen untu turut membantu masyarakat yang terdampak bencana. Dan Pemda menyambut baik Komitmen ini, dimana Pemda Lembata melalui surat kepada SKK migas memberikan kesempatan kepada SKK migas dan KKKS untuk turut membantu masyarakat yang terdampak bencana seroja. Total bantuan yang terealisasi hingga saaat ini 117.700juta dalam bentuk uang yang ditransfer ke rekening Pemda. namun berita acara serah terima baru dilakukan saat ini (11/9/2021) karena mempertimbangkan kebijakan pspb dan ppkm . Baca juga ; Warga Lembata, Sulit Dapatkan BBM Jenis, Premium dan Pertalite, Ini Salah Siapa?

Fransiskus yang didampingi Monica Primashanti dari relationa zona 11 mengatakan, Skk migas – kkks berharap bantuan ini dapat berguna bagi masyarakat dan soal pendistribusian bantuan seturut kebijakan Pemda.

Sementara itu Pemda Lembata yang diwakili Asisten Dua, Kedang Paulus yang didampingi Yakobus Wuwur sekretaris dinas pertanian, Petrus demong Kabag ekonomi Setda Lembata dan sekretaris Bapelidbabgda Donatur ladjar. Menerangkan bahwa, korban bencana banjir bandang Seroja yang menimpa kabupaten Lembata ada di enam kecamatan tetapi yang terparah adalah kecamatan ileape dan ileape timur. Baca juga ;Masyarakat Keluhkan Langsung Ke Presiden RI, Soal Infrastruktur Jalan Yang Buruk Dan Mahalnya BBM Di Lembata

Kedang Paulus menjelaska bahwa dari hasil pendataan lapangan yang nyata bahwa dilakukan relokasi desa. Dengan kebutuhan 2841 rumah yang direlokasi. Saat ini kementrian PUPR sedang membangun 700unit rumah di Ile Ape yakni hamparan tanah di waisesa, polur, dan tanah merah sementara itu pembangunan rumah juga dilakukan oleh caritas keuskupan Larantuka sebanyak 125 unit rumah. Kami tentu tetap membangun komunikasi dengan berbagi pihak untuk membantu dan Kami sangat bersyukur jika ada yang peduli untuk membantu.

Untuk saat ini terdapat 2016 unit rumah yang belum dibnagun dan oleh Pemda karenanya Pemda Lembata masih berharap jika ada yang ikut membantu ujar asisten dua.
Pemda Lembata menyampaikan Terimaksi atas perhatian dan kepedulian SKK Migas dan KKKS Jawa Bali dan Nusa yang turut membantu meringankan kesulitan yang dihadapi warga Lembata. (mst)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *