BMI Organisasi Sayap Partai Demokrat Minta Pemda Lembata, Merespon Keluhan Warga Terkait Proyek Air Bersih Wei lain, Di Kecamatan Omesuri

Mediasurya com,Lembata_ Proyek pengadaan air bersih wei lain kecamatan omesuri yang dimulai sejak kurang lebih lima tahun silam, dan telah menghabiskan anggaran Rp. 23 miliar hingga kini belum bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat kedang. Baca juga ; Atasi Kesulitan Air Bersih, TNI Kodim 1624/Flotim Bangun Pompa Hidram Di Desa Lewobele Dan Desa Kolipetung. #Bantu Warga Yang Kesulitan Air, Kodim 1624/Flotim Bangun Pompa Hidram di Desa Panama
Entah apa yang menjadi kendala pasalnya pembangunan yang dirintis masa kepemimpinan Almarhum Eliaser Yentji Sunur dan Viktor Mado Watun ini, belum bisa di nikmati dan hingga kini pemerintah masih terus berupaya untuk menyelesaikan pekerjaan yang dimulai untuk kepentingan hajat hidup orang banyak tersebut.


Semua kita tentu tahu bhwa kebutuhan akan Air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi umat manusia, Bahkan sampai saat ini segalah cara dan upayah dari pemerintah pusat sampai daerah terus digalahkan untuk bisa menjawab kebutuhan yang satu ini yakni soal air bersi untuk pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Baca juga ; Selamat Datang Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus di Kejaksaan Negeri Lembata
Salah satu sumber mata air yang berada di kecamatan omesuri kabupaten Lembata provinsi Nusa tenggara timur, Wei lain, pengadaan proyek air bersih yang semula diprdeksi rampung pada bulan Juli 2020 lalu itu, kini belum bisa dirasakan secara menyeluruh bagi warga masarakat Kedang pada umumnya dikarenakan masalah teknis yang kini diinformasikan tenggah di kerjakan oleh dinas terkait.


Sekretaris ( BMI) Yoan Lucano Peuobung yang juga merupakan tokoh muda Kedang kepada media ini Mengatakan, persoalan Wei lain harus segera dituntaskan oleh pemerintah, karena ini menyakut hajat hidup orang banyak. Dan hal ini jelas tertuang dalam pembukaan pasal 33 ayat 3 UUD 1945 Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, oleh karenanya negara harus hadir dalam setiap persoalan dan pemenuhan kebutuhan rakyat yang sangat urgent ini. Baca juga ; Bupati Lembata ; Penataan Birokrasi Semata Untuk Mendukung Kerja Pemerintah, Jangan Berpikir Soal Balas Dendam
Nando demikian orang muda ini akrab disapa menegaskan, jangan sekali-kali mnjadikan Wei lain sebagai komoditi politik. Wei lain harus dilihat kebutuhan dasar masyarakat yang patut dipenuhi dan bukan dimanfaatkan sebagai bahan barteran bagi masyarakat Omesuri dan Buyasuri, guna memenuhi nafsu politik.
Peuobuq mengatakan, air bersi merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah sebagai alat negara karena kebuhan air bersih sangat diharapkan oleh masarakat karenanya patut dicari solusi untuk menjawapi harapan ini, lanjutnya kami berharap dimasa kepemimpinan bapak Bupati Lembata Dr.thomas Ola Langoday.SE.MSi persoalan ini bisa direspon secara baik, dikarnakan sampai saat ini masyarakat Masih mengeluhkan tentang kelangkaan air saat musim kemarau seperti saat ini. Baca juga ; Dr. Thomas Ola Langoday.,SE.,M.Si “Regulasi Tetap Jadi Perlindungan Terbaik”
Hal ini dibenarkan oleh Idris tola warga desa mahal 2 kec.omesuri yang membenarkan jika sampai hari ini warga sangat sulit mendapatkan pasokan air bersi, bahkan warga Masih harus meroggo kocek yang tidak sedikit untuk membeli air, hanya untuk memasak, mencuci dan mandi.
Idris Tola mengharapkan agar kesulitan yang dihadapi terkait pemenuhan air bersih bisa segera direspon dan ditanggapi bapak bupati Thomas Ola.


“kami berharap pemerintah bisa melihat kesulitan kami ini dan mau membantu kami kedepan” tutup Tola. Baca juga ; Bupati Lembata Harapkan APH Ikut Mendampingi Dan Lakukan Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Agar Sesuai Regulasi
Berdasarkan pantauan mediasurya.com, dilapangan air Masi di jual dengan harga Rp.10.000/drom, Rp.300.000 / tenggki untuk warga.

Share

20 thoughts on “BMI Organisasi Sayap Partai Demokrat Minta Pemda Lembata, Merespon Keluhan Warga Terkait Proyek Air Bersih Wei lain, Di Kecamatan Omesuri

  1. Then it came to me; I remembered how excited I became reading about Vivian and Jessica. I felt like I was now Vivian.Pete spread her lips apart and began stroking into her hairy slit. His fingers paid special attention to her swollen hooded little bead. She moaned more, and louder. I undid my blanket and reached into my robe and between my legs. I probably should have put my pjs back on after showering, but I figured they would be off quick enough for my massage, so why bother. Another benefit to not wearing pjs; it’s less inhibiting for my hand to snake its way between my legs. After…
    https://succubus1341112.weebly.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *