LBH SIKAP LEMBATA, BERIKAN 5 RAPORT MERAH UNTUK BUPATI LEMBATA.

Mediasurya.com,Lewoleba_ Dr.Thomas Ola Langoday.SE.M.Si bupati Lembata yang menjalankan sisa masa jabatan hingga mei mendatang dinilai gagal dan tidak konsisten. Baca juga ; Thomas Ola Pimpin Lembata, Tiga Putra Desa Tagawiti Kecamatan IleApe Jadi Kepala Dinas
Hal ini disampaikan Rafael Ama Raya.SH.MH (5/12/2022) bahwa, Salah satu kebijakan Bupati T.O.L yang disorot, adalah tidak konsisten dalam Melanjutkan VISI & MISI sebagaimana yang dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Lembata Tahun 2017-2022.
Ama Raya kepala Bidang Lembaga Bantuan Hukum & Study kebijakan Publik (LBH SIKAP) Lembata menyampaikan rapor merah empat tahun sebelas bulan masa kepemimpinan Paket Sunday, yang kini dinahkodai oleh Bupati Thomas Ola pasca meninggalnya Alm. Yance Sunur. Menurut Ama Raya, ada berbagai permasalahan yang berangkat dari kondisi faktual di Lewotanah Lembata hari ini.
Baca juga ; Diduga Asal Bunyi, Bupati Lembata Thomas Ola Sebut Anggaran Pembangunan Ruas Jalan Jalur Tengah Dialihkan.
Berikut catatan kritis LBH SIKAP Lembata selama kurang lebih empat tahun sebelas bulan masa kepemimpinan Paket Sunday.
Pertama, buruknya Kebijakan Kepala Daerah yang memutasikan ASN lingkup Pemda Lembata yang katanya “back to becik” pendidikan dll, namun hal itu belum kelihatan secara baik, hal ini sudah tentu akan berimbas pada kualitas Pelayanan kepada Publik.
Kedua, rendahnya Perhatian Pemerintah Daerah Kab. Lembata dalam hal membuka lapangan Pekerjaan bagi Anak-anak Muda, yang berdampak pada besarnya tingkat Pengangguran. Kurang lebih 22 Tahun berotonomi Kabupaten Lembata tidak punya Balai Latihan Kerja sebagai faktor pendukung dalam usaha peningkatan skil anak muda usia produktif yang menganggur akibat minimnya kemampuan dalam diri.
Baca juga ; Ditunjuk Jadi Ketua Partai Kebangkitan Nusantara Cabang Lembata, Jufri Lamablawa Target Menang di 2024.
Ketiga, rendahnya Perhatian Pemerintah Daerah dalam Upaya Perlindungan terhadap Hak-hak Masyarakat Adat Kabupaten Lembata yang berimbas pada tergusurnya Hak masyarakat Adat.
Ke empat, lemahnya kordinasih antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Sosial Kemasyarakatan terkhusus Lembaga yang bergerak dalam Bidang perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan Hukum.
Kelima, rendahnya Perhatian Pemerintah Daerah dalam upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di lingkup Pemerintah Daerah Kab. Lembata dan Perdesaan. Baca juga ; Pemuda Rumang Minta Bupati Lembata Copot Kepada Desa
Menurut Ama Raya yang saat ini tercatat sebagau Pengacara termudah di Kab. Lembata ini, sebetulnya masi sngat banyak lagi permasalahan yang belum mampu di urai Pemerintahan dibawa kendali Paket Sunday ini.
Pengacara muda jebolan kota Gudeg Jogjakarta ini pun menyoroti soal Konsep Cin Cin Ekonomi yang di Gagas Oleh Paket Sunday, apa yang rakyat rasakan dari gagasan cincin ekonomi itu, apakah cincin-cincin itu telah terbentuk..?? Kan tidak kelihatan itu cincin ekonomi. Ama Raya mengatakan jika Paket Sunday kita katakan gagal dalam mewujudkan Lembata tersenyum, maka tidak bisa kita nilai secara terpisah, Kegagalan Pak Yance adalah Kegagalan Pak Tomas Sebagai satu kesatuan, kalau pak Tomas tidak berhasil di ujung pemerintahan selama enam bulan ini ya tentu tidak bisa itu menjadi kegagalan bersama Pak Yance, sebab pak Yance telah mendahului kita semua, harapan kita Bupati Tomas bisa buat Lembata tersenyum di sisa tiga bulan ini, jika ingin dikenang sebagai Negarawan. tutupnya.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “LBH SIKAP LEMBATA, BERIKAN 5 RAPORT MERAH UNTUK BUPATI LEMBATA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.